Hotel Aryaduta Tutup Basement

Tayang:

PALEMBANG, SRIPO — Terhitung mulai Selasa (21/7), The Aryaduta Hotel menutup lokasi parkir di bawah (basement) gedung Convention. Penutupan lokasi parkir dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan ancaman bom di lokasi tersebut.

Pantauan Sripo, tidak tampak mobil tamu yang parkir di bawah gedung convention tersebut. Hanya tampak satu mobil pemadam yang disiagakan di samping pintu keluar parkir. Di bagian belakang tempat parkir motor, jajaran motor masih terlihat berbaris. Motor-motor tersebut hanya diperuntukkan bagi karyawan hotel. Beberapa pengunjung yang hendak memarkirkan mobil ke bawah gedung tampak kecewa dan terpaksa antri mencari lahan kosong di sekitar area pertokoan Palembang Square (PS).

Hanita Triany Public Relation (PR) Officer The Aryaduta Hotel mengatakan, pengosongan lokasi parkir bawah gedung dilakukan untuk antisipasi mengingat lokasi tersebut rawan pengeboman terutama siang hari. Hani menyangkal, pengosongan dilakukan karena ada ancaman bom.

“Ini instruksi dari pusat. Kami hanya meneruskan saja,” katanya.
Selain karena terletak di pusat kota, The Aryaduta Hotel juga berdampingan dengan pusat keramaian yakni PS Mal. Kemungkinan aksi teroris sangat besar terjadi terutama pada gedung parkir bawah.
“Dampaknya juga besar jika terjadi,”katanya dengan menambahkan pihaknya juga menyiapkan 200 buah CCTV di berbagai tempat.

Pengosongan parkir bawah gedung belum mengganggu parkir yang ada. Menurutnya, kebanyakan tamu hotel lebih memilih parkir di depan gedung hotel dibandingkan di bawah gedung. Lagipula, peningkatan jumlah kendaraan hanya terjadi setiap akhir minggu.

“Penutupan parkir bawah gedung dilakukan hingga batas waktu yang tidak ditentukan,” imbuhnya.
Pihaknya juga menambah ratusan personil keamanan di sekitar lokasi hotel guna mengantisipasi hal tersebut. Sementara patroli juga ditambah menjadi tiga shift terutama di parkir bawah gedung.

Selain pengosongan parkir bawah gedung, The Ar-yaduta Hotel juga menambah satu buah metal detector di pintu masuk parkir hotel. Penambahan itu mendukung satu metal detector lainnya yang berada di pintu masuk mal.
Pemeriksaan terhadap kendaraan masuk juga diperketat. Jika sebelumnya hanya bagian bawah kendaraan yang diawasi, setelah terjadi penambahan, pemeriksaan dilakukan hingga ke dalam mobil. Bukan hanya mobil tamu atau pengunjung mal, kendaraan pembawa suplai makanan juga tak luput dicurigai.
Namun, belum ada hal-hal yang mencurigakan sejak peningkatan keamanan dilakukan. Peningkatan keamanan juga tidak mempengaruhi jumlah tamu hotel dan para tamu tidak merasa risih dengan ketatnya keamanan.

Yati, salah satu pengunjung mengaku, kecewa karena tidak bisa memarkirkan kendaraannya di parkir bawah gedung. Ia menganggap, pengamanan terlalu berlebihan dan membuatnya tidak nyaman.
“Bagus sih tapi lihat-lihat juga. Masa ibu-ibu juga dicurigai,” katanya. (cr2)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved