HUT RI ke 80
8 Perahu Bidar Asal Ogan Ilir Siap Mentas di Sungai Musi Palembang
Suara dayung yang membelah air dan sorak sorai penonton akan kembali memeriahkan Sungai Musi di Palembang
Penulis: Syahrul Hidayat | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - pada 17 Agustus 2025 mendatang. Tradisi perlombaan perahu bidar, yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Hari Kemerdekaan RI, siap digelar.
Tahun ini, 10 tim akan bersaing ketat, dengan delapan di antaranya berasal dari Ogan Ilir, menunjukkan antusiasme tinggi dari para pebidar di daerah penyangga Palembang ini.
Perlombaan ini bukan sekadar ajang balapan, tetapi juga sebuah upaya gigih untuk melestarikan warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Lekat (36), pemilik perahu bidar "Grub Cau Cauan" dari Pemulutan, Ogan Ilir, adalah salah satu pebidar yang bersemangat.
Ia mewarisi perahu yang terbuat dari sebatang kayu utuh dari neneknya. "Tahun ini kami wakil Ogan Ilir," ujar Lekat, bangga.
Meskipun semangat para pebidar membara, di balik layar, mereka menghadapi tantangan besar.
Perawatan perahu bidar yang prima membutuhkan biaya tak sedikit, mencapai Rp 25 juta per tahun, sebuah beban yang harus ditanggung secara pribadi.
Jamid (60), pemilik dan juragan bidar dari Desa Sungai Lebung Ulu, Pemulutan Selatan, mengungkapkan harapannya agar pemerintah dan panitia lebih memperhatikan masalah ini.
"Hadiah jangan kurang dari Rp 50 juta untuk juara 1," tegas Jamid, membandingkan hadiah lomba di Palembang dengan daerah lain seperti Teluk Kijing, Musi Banyuasin, yang menawarkan hadiah berupa mobil dan motor.
"Masa kita kalah dengan Teluk Kijing," tambahnya.
Senada dengan Jamid, Ardi (44), pemilik dua perahu bidar "Ardi CS Group" yang juga menjabat sebagai Ketua Pemuda Pancasila Kecamatan Pemulutan, sangat berharap adanya bantuan dana perawatan dari pemerintah.
Ia menjelaskan bahwa dana sponsor hanya cukup untuk biaya operasional saat lomba, sementara perawatan tahunan sepenuhnya menggunakan dana pribadi.
"Kalau menang saja masih rugi, apalagi kalah," keluh Ardi.
"Jadi sangat-sangat berharap ada bantuan dana perawatan bidar."
Meskipun dihadapkan dengan masalah finansial, semangat para pebidar dari Ogan Ilir tidak pernah surut.
| Merayakan Kemerdekaan, PPUMI Sumsel Pacu UMKM Perempuan Naik Kelas |
|
|---|
| Balap Ketek Muba, Ketika Sungai Musi Menjadi Arena Pacu Warisan Budaya |
|
|---|
| Istri Ferdy Sambo Dapat Remisi Kemerdekaan 9 Bulan, Diklaim Rajin Donor Darah dan Terampil Rajut Tas |
|
|---|
| Karnaval HUT RI di Banyuasin Dihujani Kostum Unik, Kalifah Tampil Beda Bak Putri Kerajaan |
|
|---|
| Kalah oleh Pohon 10 Meter, Warga Lubuklinggau Kompak Tebang Pinang dan Bagi Rata Hadiah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Bidar-OI.jpg)