Nenek Sumi Langsung Lemas Dinyatakan Meninggal saat Mau Pakai BPJS, Kades Dalangnya: Saya Buru-buru

Surat itu bahkan telah ditandatangani para saksi, dibubuhi stempel Kepala Desa Gubug dan Camat Cepogo, serta sudah masuk dalam sistem kependudukan.

Editor: Fadhila Rahma
TribunSolo.com/Tri Widodo
NENEK SUMI HERAN - Kepala Desa (Kades) Gubug, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Muh Hamid saat ditemui TribunSolo.com, Jumat (27/6/2025). Viral Sumi (70), seorang warga yang masih sehat walafiat justru telah diterbitkan surat keterangan kematian, lengkap dengan tanda tangan dan stempel resmi. Dalam dokumen tersebut, Sumi dinyatakan meninggal dunia pada 4 Agustus 2021, dan keterangan itu ditandatangani oleh perangkat desa atas nama Wahyudi pada 9 September 2022. 

Sosok wanita hilang 5 tahun dan dinyatakan meninggal itu adalah Dewi.

Dewi baru ditemukan setelah ia dinyatakan meninggal lima tahun kemudian.

Hanya saja kondisinya mengenaskan, menggelandang.


Meski begitu, Dewi sehat bugar dan terindikasi ODGJ.

Dewi yang dievakuasi Dinas Sosial Kota Bogor di depan kompleks PPIB, Kamis (3/7/2023) membuat sejumlah petugas terkejut.

Keluarga Dewi ternyata pernah menyatakan lima tahun yang lalu wanita 29 tahun tersebut telah meninggal.

Bahkan keluarga telah melakukan tahlilan karena dinyatakan meninggal dan tak ada lagi kabar.

Ternyata lima tahun kemudian Dewi diketahui menggelandang hingga ke Bogor dan dalam kondisi fisik yang cukup segar bugar.

Ihwal temuan tersebut bermula ketika Dinsos Kota Bogor mengevakuasi Dewi oleh petugas patroli bersama Tim Tangkas yang terdiri atas personie Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Bogor.

Saat patroli tersebut mereka mendapati Dewi, ODGJ yang tengah duduk di depan kompleks Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB) Kota Bogor.

Dewi kemudian dievakuasi dan dari identitasnya petugas melacak asal usul Dewi melalui proses asesment bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bogor.

Saat dievakuasi oleh Tim Tangkas, Dewi ditemukan dengan badan lusuh bersama tiga karung di dekatnya yang setelah dibuka oleh petugas ternyata berisi sampah.

"Jadi, setelah kita lakukan penelusuran dan kita lakukan asesment ternyata Dewi adalah terindikasi ODGJ," kata Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinsos Kota Bogor, Dody Wahyudin saat ditemui di GOR Pajajaran, Kota Bogor, dilansir dari Tribunnews.com.

"Saat kita temukan, ada tiga karung. Ternyata saat dicek isinya hanya kumpulan sampah," tambahnya.

Dinas Sosial Kota Bogor terkejut ketika dari hasil asesment identitas Dewi oleh Disdukcapil diketahui bahwa dia sudah dinyatakan meninggal dunia sejak 5 tahun lalu.

Halaman
1234
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved