Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Soal Cerita Refleksi Modul 2 Topik 2 PPG Tahun 2025, Pembelajaran Sosial Emosional

Berikut merupakan kunci jawaban soal Cerita Refleksi Modul 2 Topik 2 PPG Tahun 2025, Pembelajaran Sosial Emosional (PSE).

Penulis: Ayu Wahyuni | Editor: Ayu Wahyuni
ppg.dikdasmen.go.id
ILUSTRASI KUNCI JAWABAN - Cerita Refleksi Modul 2 Topik 2 PPG Tahun 2025, Pembelajaran Sosial Emosional (PSE). 

Mengutip buku "Guru Penggerak dalam Paradigma Pembelajaran Kurikulum Merdeka" oleh Ropin Sigalingging, M.Pd. (2022), dijelaskan bahwa melalui PSE, siswa memperoleh keterampilan sosial seperti komunikasi efektif, kolaborasi, dan empati. Keterampilan tersebut membantu mereka menjalin hubungan yang harmonis dengan orang-orang di lingkungan sekolah.

Selama berlatih keterampilan sosial emosional, pengalaman yang paling berkesan bagi saya adalah latihan kesadaran diri (self-awareness).

Latihan ini mengajak saya untuk merenungkan emosi yang muncul dalam situasi tertentu dan bagaimana emosi tersebut mempengaruhi reaksi saya.

Pada awalnya, saya merasa agak canggung karena sebagai guru, kita cenderung lebih fokus pada kebutuhan siswa daripada pada diri sendiri. Namun, seiring berjalannya waktu, saya mulai merasakan manfaat besar dari latihan ini dan merasa lebih terkendali dalam menghadapi berbagai situasi.

Latihan ini juga meningkatkan empati saya terhadap diri sendiri dan siswa. Saya semakin menyadari pentingnya mengelola emosi dengan baik untuk menciptakan interaksi yang lebih positif dan bijaksana.

Strategi mengimplementasikan PSE dalam pembelajaran di kelas dapat dilakukan melalui lima pendekatan utama yang berfokus pada pengembangan keterampilan sosial emosional siswa. Berikut beberapa contoh implementasi PSE di kelas:

1. Pembukaan Pembelajaran yang Hangat

Kelas dimulai dengan sapaan yang ramah dan memberikan kesempatan bagi siswa untuk berbagi perasaan mereka pada hari itu. Salah satu cara yang digunakan adalah "emotion check-in", di mana siswa memilih emotikon yang menggambarkan
perasaan mereka.

2. Kegiatan Rutin untuk Membangun Suasana Positif

Memulai hari dengan pertemuan pagi yang memungkinkan siswa untuk berbagi perasaan mereka dan menciptakan suasana positif di kelas. Selain itu, menyediakan waktu untuk refleksi atau menulis jurnal harian memberi siswa kesempatan untuk merenungkan pengalaman emosional mereka dan meningkatkan kesadaran diri.

3. Pembelajaran Kolaboratif untuk Mengajarkan Keterampilan Sosial

Pembelajaran kolaboratif menggunakan metode kerja kelompok untuk mengajarkan keterampilan sosial seperti kerja sama, komunikasi, dan pemecahan konflik. Melalui pendekatan ini, siswa dapat mengasah kemampuan mereka dalam berinteraksi dengan orang lain dan belajar mengelola dinamika kelompok secara efektif.

4. Kegiatan Belajar yang Menantang dan Berpusat pada Peserta Didik

Metode pembelajaran yang diterapkan melibatkan kegiatan aktif, seperti diskusi kelompok atau proyek kolaboratif, yang mendorong siswa untuk bekerja sama. Kegiatan pembelajaran yang menantang dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif siswa.

5. Penutupan yang Optimistik

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved