Covid 19 di Sumsel

Satu Warga Banyuasin Positif Covid-19, Dinkes Sumsel Sebut Tidak dari Bepergian

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendeteksi ada tujuh kasus Covid-19 pada pekan lalu. Satu diantaranya merupakan warga Banyuasin

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Yandi Triansyah
kompas.com
ILUSTRASI - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendeteksi ada tujuh kasus Covid-19 pada pekan lalu. Satu diantaranya merupakan warga Banyuasin, seorang  pria berusia 53 tahun.  

SRIPOKU.COM,PALEMBANG -  Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendeteksi ada tujuh kasus Covid-19 pada pekan lalu. Satu diantaranya merupakan warga Banyuasin, seorang  pria berusia 53 tahun. 

Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Sumsel Darsono membenarkan hal tersebut, ada 1 kasus Covid-19 di Sumsel dari 7 kasus secara nasional yang ada pada tahun ini. 

"Kondisinya saat ini masih dipantau dan melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Warga Banyuasin yang positif Covid-19 ini baru terkena, dia tidak dari mana-mana," kata Darsono, Rabu (4/6/2025).

Darsono menjelaskan, 1 kasus itu terdeteksi pada 25 Mei lalu ketika dilakukan Surveilans Sentinel Influenza Like Ilness (ILI) Severe Acute Respiratory Infection (SARI) yang merupakan bagian dari sistem pemantauan penyakit menular khususnya penyakit pernapasan yaitu influenza, Covid-19, dan infeksi saluran pernapasan akut lainnya.

"Kemungkinan kena Covid-19 dari orang yang sebelumnya pernah kena Covid-19, saat daya tahan tubuhnya lemah maka bisa terpapar," katanya. 

Dia menyebutkan, virus covid tidak akan hilang, sama seperti penyakit lainnya. Hanya saja, terdapat varian-varian baru dengan indikasi-indikasi tertentu.

Namun, masa pemulihan tidak lagi 14 hari seperti di masa pandemi yang lalu, melainkan bisa 10 hari. Pengawasan juga tetap dilakuka terhadap mereka yang terdampak, termasuk warga sekitar.

"Saat ini sudah hari ke-10, dan kondisinya sudah stabil. Tidak ada keluhan efek Covid hingga saat ini. Namun, jika ada keluhan akan di tes PCR kembali," katanya.

Hingga saat ini, pihaknya juga belum mendapat laporan adanya temuan varian baru yang masuk ke Sumsel. 

"Imbauanya kepada masyarakat tetap melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan menjaga protokol kesehatan jika sakit dan berada di kerumunan," katanya. 
 

 

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved