Viral di Medsos

8 Produk Kosmetik yang Dicabut BPOM, tak Boleh Lagi Beredar, Waspada Merk yang Dipakai Sehari-hari

BPOM mengambil langkah tegas yakni menyatakan nomor izin edar produk-produk tersebut dibatalkan dan tidak berlaku. 

Freepik
KOSMETIK DITARIK - Foto ilustrasi dari Freepik. 8 produk kosmetik yang dicabut BPOM 

8. Titanmen Gladiator Vicky Prasetyo Intimate Hygiene Spray

Doktif bangga bongkar borok skincare

Sementara itu di dunia skincare, banyak juga produk yang ternyata overclaim.

DOKTIF UNGKAP FAKTA - Potret Doktif ketika ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2025). Doktif sebut dr Richard Lee suap Nikita Mirzani Rp 2 M uang tutup mulut saham skincare
DOKTIF UNGKAP FAKTA - Potret Doktif ketika ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2025). Doktif sebut dr Richard Lee suap Nikita Mirzani Rp 2 M uang tutup mulut saham skincare (Warta Kota/Arie Puji)

Sosok Doktif merupakan salah satu orang yang berani membongkar skincare ilegal yang kerap menjamur di pasaran.

Secara berani dan blak-blakan, Doktif memang mengungkap kandungan skincare yang tengah viral di jagat raya.

Bahkan doktif terang-terangan mengupas skincare tersebut.

Karena itu, para owner skincare pun banyak yang langsung bertentangan dengan Doktif.

Doktif sendiri sudah menjadi tersangka lantaran laporan seorang dokter yakni Dokter Andreas Situngkir di Polrestabes Medan.

Sudah sebulan Doktif manyandang status tersangka dari laporan tersebut.

Hanya saja Doktif tak ditahan dan bahkan ia muncul di acara tv.

Doktif tampak menjadi bintang tamu acara Rumpi No Secret yang dipandu Feni Rose.

Dalam kesempatan itu, Doktif pun mengaku bangga bisa mengupas skincare ilegal yang sangat membahayakan.

“Bangga, bangga karena semakin banyak masyarakat terselamat dari skincare ilegal,” ujar Doktif dikutip dari Instagram @rumpi_ttv.

Doktif pun menyinggung Dokter Andreas Situngkir yang memasarkan lagi produk kecantikan yang dibelinya di Bangkok. Hal itulah yang membuat Doktif menyebut Dokter Andreas sebagai jastiper, bukan dokter.

“Ngga ada dokter melakukan hal seperti ini (jual beli produk non BPOM),” ujar dokter kecantikan yang selalu menutup sebagian wajahnya.

“Masyarakat Indonesia gampang percaya,” imbuhnya.

Doktif pun mengatakan dirinya tak asal menyebut Dokter Andreas Situngkir sebagai jastiper.

Pasalnya Doktif mengaku memiliki bukti yang valid.

“Dia ada bukti beli barang lalu masuk ke Kualanamu dan sekarang barangnya masih di bea cukai Kualanamu,” tutup Doktif.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved