Berita Ogan Ilir
Saung Desa Pulau Negara, Objek Wisata Terpopuler di Ogan Ilir yang Dibangun karena Iseng, HTM Gratis
Objek wisata ini terkenal karena keindahan tatanan taman, kolam renang dan kolam ikan serta tiket masuknya yang gratis.
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: pairat
SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Momen libur Lebaran Idul Fitri 1446 H, masyarakat Ogan Ilir di Sumatera Selatan memanfaatkannya dengan berkunjung ke objek wisata.
Terdapat beberapa tempat di Ogan Ilir yang dikunjungi untuk sekadar memanjakan mata atau sekadar "cari angin" dan berswafoto.
Beberapa waktu belakangan, ada tempat wisata di Ogan Ilir yang sangat populer dan selalu tampil di media sosial.
Ialah Saung Desa Pulau Negara yang letaknya ada di Kecamatan Pemulutan Barat.
Objek wisata ini terkenal karena keindahan tatanan taman, kolam renang dan kolam ikan serta tiket masuknya yang gratis.
Lokasi objek wisata yang mulai dibuka pada Januari lalu itu berjarak sekitar 4 kilometer dari Jalinsum Palembang-Indralaya.

Setiap hari, ratusan bahkan ribuan warga datang apalagi saat akhir pekan.
Adalah Soeharto Hasyim, seorang pria 57 tahun yang mempunyai ide membuka tempat wisata yang menurutnya berawal dari iseng.
"Tadinya kami iseng menyalurkan hobi seperti menanam, bikin taman kecil," kata Soeharto kepada TribunSumsel.com dan Sripoku.com, Sabtu (5/4/2025).
Memiliki lahan seluas 5 hektar di sekitar rumahnya, Soeharto berinisiatif memanfaatkannya untuk menjadi sesuatu yang bernilai.
Dia juga mengaku ingin membuka kedai makanan yang dapat digandrungi oleh anak-anak muda di desa tersebut.
Seiring proses penataan taman dan pembangunan kedai, Soeharto terpikir untuk membangun kolam renang anak.
"Jadi ide muncul terus saat menyalurkan hobi itu tadi. Apalagi saya sebelumnya sudah membangun kolam ikan sejak tiga tahun lalu," tutur Soeharto.
Sehingga terciptalah konsep wisata yang menggabungkan alam dan juga kuliner.
Tak disangka, tempat yang didesain Soeharto untuk sekadar menikmati masa tua dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat itu justru ramai dikunjungi.
Soeharto pun mengaku kaget karena pengunjung yang datang sangat ramai seperti objek wisata pada umumnya.
"Semakin sore, semakin ramai bahkan sampai malam hari. Orang jam 8 malam itu baru bubar," ungkap Soeharto.
Bagi pengunjung yang datang tak dipungut Harga Tiket Masuk (HTM) alias gratis.
Soeharto juga meminta juru parkir agar tak meminta uang parkir kepada pengunjung.
"Baik kendaraan roda dua maupun roda empat, kalau dikasih ya terima. Kalau tidak dikasih, jangan dipinta karena sebenarnya ini menyenangkan masyarakat," tutur Soeharto.
Khusus kolam renang anak, pengunjung cukup membayar Rp 15 ribu.
Sambil menunggu buah hati yang asyik bermain air, memberi makan ikan di kolam bisa jadi hiburan bagi para orang tua.
Bisa juga menikmati makanan yang ada di kedai seperti bakso, mi instan dan ayam geprek.
Pengunjung yang datang berasal dari berbagai daerah di Ogan Ilir seperti Pemulutan, Indralaya, Tanjung Raja, Tanjung Batu.
Bahkan ada juga yang datang dari Palembang.
"Yang tadinya kami ingin jualan makanan dan minuman sambil pengunjung menikmati taman, tenyata yang datang banyak sekali. Ini di luar ekspektasi," ujar Soeharto.
Melihat animo masyarakat yang sangat tinggi, Soeharto berencana terus memperluas pembangunan taman.
Saat ini di Saung Desa Pulau Negara tampak sedang ada penataan pohon cemara, pohon kelapa hingga perkebunan jeruk.
Nantinya, warga yang hendak memesan minuman es kelapa dan jus jeruk, dapat memetik langsung buah yang diinginkan.
"Kami ada cita-cita untuk terus mengembangkan tempat ini. Orang dengan budget minim pun bisa menikmati tempat ini seharian, sepuasnya," kata Soeharto.
Aksi Balap Liar Hambat Lalu Lintas di Tanjung Senai Ogan Ilir, Gerombolan Geng Motor Tutup Jalan |
![]() |
---|
Lansia Berusia 80 Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reot Numpang Tanah Warga di Pemulutan Ogan Ilir |
![]() |
---|
Langsung Bebas di Hari Kemerdekaan, Ini Kisah 12 Warga Binaan Lapas Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir |
![]() |
---|
Disebut Terburuk di Indonesia, WST Target Perbaikan Ruas Tol Kayuagung-Palembang Rampung April 2027 |
![]() |
---|
Hutama Karya dan Tim Gabungan Tindak 45 Kendaraan ODOL di 4 Ruas Jalan Tol Trans Sumatera |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.