Rendang Willie Salim di Palembang

Sultan Iskandar Murka, Haramkan Willie Salim Datang ke Palembang, Dicap tak Beradab

Sultan Iskandar yang merupakan Sultan Palembang Darussalam turut serta mengomentari konten rendang Willie Salim.

Penulis: Shafira Rianiesti Noor | Editor: Odi Aria
Instagram Sultan Iskandar
SULTAN MARAHI WILLIE - Tangkapan layar Instagram Sultan Iskandar Rabu (26/3/2025). Sultan Iskandar murka, haramkan Willie Salim ke Palembang 

"Kurang lebih sudah tiga orang saksi yang kami panggil. Salah satunya saksi yang mengetahui kejadian itu atau ada di lokasi kejadian. Tidak menutup kemungkinan Willie Salim juga akan dipanggil," ujar Dwi saat dikonfirmasi via telepon.

Masih butuh beberapa saksi lainnya untuk melengkapi keterangan dan berkas dari laporan yang dibuat. 

"Belum ada konfirmasi terkait saksi yang akan kami panggil hari ini. Pegiat sosial budaya dan warga sipil akan dipanggil. Baru setelahnya ahli ITE turut kami mintai keterangan. Kan pemanggilan saksi ini seusai KUHAP, " katanya.

WILLIE INGKAR JANJI - Tangkapan layar Instagram Willie Salim Selasa (25/3/2025). Ditantang Bobon Santoso Klarifikasi Rendang Hilang, Willie Salim Ingkar Janji
WILLIE INGKAR JANJI - Tangkapan layar Instagram Willie Salim Selasa (25/3/2025). Ditantang Bobon Santoso Klarifikasi Rendang Hilang, Willie Salim Ingkar Janji (Instagram Willie Salim)

Willie Salim sendiri diketahui sudah meminta maaf.

Ia menyatakan bahwa dirinya tidak bermaksud merusak nama baik warga Palembang.

"Saya mau minta maaf yang sebesar-besarnya untuk seluruh warga Palembang yang tersakiti gara-gara kejadian rendang yang viral ini," ujar Willie dalam video klarifikasinya dilansir Sripoku.com Senin (24/3/2025).

Willie mengakui bahwa konten tersebut dibuat tanpa persiapan yang matang dan tidak memperhitungkan antusiasme warga yang begitu besar.

Lebih lanjut, Willie bahkan mengakui insiden tersebut bukanlah kesalahan warga Palembang.

"Jujur, ini bukan salah warga Palembang, ini sepenuhnya kesalahan saya karena saya kurang persiapan. Mohon maaf, saya pertama kali masak untuk orang sebanyak itu," jelasnya.

Willie pun mengungkap bahwa tujuan awalnya adalah berbuka puasa bersama ribuan warga Palembang dan membagikan rendang secara gratis. 

Ia merasa senang dengan antusiasme warga, namun tidak menyangka bahwa suasana akan menjadi begitu ramai dan sulit dikendalikan. 

"Tidak ada kekecewaan sama sekali terhadap rendang yang hilang, malahan aku senang melihat antusiasme warga. Ini pelajaran berharga buat aku," ungkap Willie.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved