Pilgub Sumsel 2024

Breaking News: HDCU Ditetapkan Jadi Gubernur & Wagub Sumsel Terpilih, Matahati-Era Kompak tak Datang

Dengan mata berbinar, Herman Deru tak bisa menutupi kebahagiannya kembali terpilih menjadi Gubernur Sumsel periode 2025-2029.

|
Penulis: syahrul hidayat | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Syahrul Hidayat
Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel terpilih Herman Deru Cik Ujang berpelukan usai menerima berkas penetapan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel terpilih 2025-2030 dalam Rapat Pleno Terbuka KPU Sumsel, Kamis (9/1/2025). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi menetapkan Herman Deru- Cik Ujang (HDCU) jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel terpilih hasil Pilkada 2024, Kamis (9/1/2025) pagi.

Kompak mengenakan baju putih, Herman Deru-Cik Ujang hadir bersama para pendukungnya ke kantor KPU Sumsel di jalan Pangeran Ratu Jakabaring.

Dengan mata berbinar, Herman Deru tak bisa menutupi kebahagiannya kembali terpilih menjadi Gubernur Sumsel periode 2025-2029.

Usai resmi diumumkan sebagai Gubernur Sumsel terpilih, Herman Deru langsung memeluk hangat pasangannya Cik Ujang. Dengan penuh keakraban, HDCU saling berpelukan satu sama lain.

Sementara itu, paslon 02 dan 03 tidak hadir dalam penetapan tersebut. Tampak kursi yang disediakan untuk kedua paslon itu kosong karena para paslon tersebut tidak hadir.

Ketua KPU Sumsel Andika Pranata Jaya mengatakan penetapan HDCU sebagai pemenang Pilgub Sumsel 2024 pasca   jika tidak ada gugatan hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel 27 November 2024.

"Hari ini kita sudah menetapkan HDCU jadi Gubernur Sumsel terpilih," katanya.

Menurut Andika penetapan kepala daerah terpilih (Gubernur) Sumsel itu, juga dilakukan penetapan di 8 daerah Kabupaten kota di wilayah Sumsel yang juga tidak ada gugatan di MK. 

"Herman Deru - Cik Ujang memperoleh suara 2.220.437 atau 51,62 persen, raihan suara Herman Deru - Cik memperoleh suara terbanyak," papar Andika. 

Usai penetapan ketua KPU Sumsel Andika menyampaikan,  pihaknya menerbitkan surat keputusan KPU tahun 2025 tentang penetapan calon gubernur dan wakil gubernur Sumsel terpilih pada pilgub 2024 lalu. 

"Besok KPU akan menyerahkan secara salinan resmi penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih kepada DPRD Provinsi Sumsel, selanjutnya DPRD Sumsel memproses pengusungan dalam pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih," ungkapnya. 

Sementara itu, Gubernur Sumsel Terpilih Herman Deru mengaku, kemenangan dirinya bersama Cik Ujang di Pilkada 27 November 2024 itu, adalah kemenangan bagi rakyat Sumsel.

"Alhamdulillah hari ini, 9 Januari saya bersama Cik Ujang telah ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur Sumsel terpilih. Kesan yang kami rasakan hari ini adalah kemenangan masyarakat," kata HD 

Gubernur Sumsel periode 2018-2023 ini juga mengatakan, ini adalah kemenangan masyarakat Sumsel. 

"Setelah ini saya bersama tim akan segera berkomunikasi dan konsolidasi dengan Pemerintah Daerah saat ini menghadapi masa transisi ini, nanti maka kalau sudah dilantik visi misi HDCU yang akan dipertanggungjawabkan dari postur kebijak - kebijakan. Ini kemenangan masyarakat Sumsel, "ujarnya. 

Sekedar informasi, Herman Deru-Cik Ujang merupakan calon kepala daerah terpilih usai meraih 51,61 persen atau 2.220.437 suara suara sah pada Pilgub Sumsel 2024.

Pasangan HDCU berhasil mengungguli dua lawannya yakni, pasangan Eddy Santana Putra-Riezky Aprilia (ERA) meraih 1.082.241 suara atau 25,16 persen. Lalu paslon Mawardi Yahya-Anita Noeringhati (Matahati) meraih 999.141 suara atau 23,23 persen.

Sekedar informasi, dalam Pemilihan Gubernur Sumsel 27 November 2024 lalu, Herman Deru yang berpasangan dengan ketua DPD Partai Demokrat Sumsel Cik Ujang, menjadi pasangan peraih suara terbanyak, dengan meraih 2.220.437 (51, 62 persen) suara sah, yang unggul di 15 dari 17 Kabupaten Kota se Sumsel. 

Disusul pasangan nomor urut 02 Eddy Santana Putra- Riezky Aprilia (ERA) dengan meraih 1.082.241 (25, 15 persen) suara, dengan keunggulan hanya di Kota Palembang. 

Sedangkan diperingkat buncit pasangan nomor urut 03 Mawardi Yahya- RA Anita Noeringhati (MATAHATI) yang hanya meraih 999.141 (23, 22 persen) suara, dengan keunggulan hanya di Kabupaten Ogan Ilir. 

Untuk jumlah suara sah di Pilgub Sumsel, ia menyebut sebanyak 4.301.819 suara. Suara tidak sah 322.037 suara. Jumlah suara sah dan tidak sah sebanyak 4.623.856 suara.

Sedangkan 8 daerah (Kabupaten/ kota) di Sumsel, yang hasil Pilkadanya tidak ada permohonan PHPU di MK, yaitu Musi Banyuasin (Muba), Musi Rawas (Mura), Musi Rawas Utara (Muratara), Lubuklinggau, Prabumulih, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ogan Komering Ilir (OKI), dan OKU Timur. 

Profil Herman Deru 

H Herman Deru SH MM merupakan mantan Gubernur Sumsel periode 2018-2023.

Herman Deru juga tercatat pernah menjabat sebagai Bupati OKU Timur selama dua periode sejak 2005 hingga 2015.

Saat ini Herman Deru merupakan Ketua DPW Nasdem Sumsel, partai pengusung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024.

Herman Deru lahir pada 17 November 1967 di Belitang, Sumsel.

Ia merupakan anak ke-6 dari 14 saudara.

Pendidikan SD dan SMP ia habiskan di Belitang.

Kemudian jenjang SMA ia menempuh pendidikan di SMA Negeri 3 Palembang.

Herman Deru meraih gelar sarjana hukum di Fakultas Hukum Universitas Syakyakirti Palembang pada 1995.

Kemudian ia juga meraih gelar Magister Manajemen dari STIE Trisna Negara pada 2008.

Herman Deru ternyata pernah mendapat julukan yang unik, yakni "Bupati 2-5".

Ada julukan unik yang disandang Herman Deru yaitu "Bupati 2–5". Julukan tersebut bukan tanpa alasan karena terkait dengan kebiasaan Herman Deru yang unik menurut takaran cara kerja Bupati pada umumnya dan sangat berbeda.

Ia hanya 2 hari saja kerja di kantor dan 5 hari selebihnya ia gunakan turun ke lapangan, mengunjungi desa-desa, berdialog dengan warga, menyerap berbagai aspirasi dan masalah yang dihadapi warga.

Itu pula mengapa Herman Deru lebih suka tinggal di rumah peninggalan almarhum ayahnya, H. Hamzah, di Belitang, ketimbang di rumah dinasnya di Martapura. Di Belitang, warga tak sungkan datang dan pergi menyampaikan bermacam-macam masalah.

Selain itu, ia pernah mengeluarkan kebijakan mengenai pemakaian bahasa daerah yaitu Bahasa Komering dan Bahasa Jawa termasuk bahasa ibu lainnya di Kabupaten OKU Timur.

Masyarakat OKU Timur diwajibkan menggunakan bahasa daerah Komering pada tanggal 5 setiap bulannya, sedangkan tanggal 15 dijadwalkan menggunakan bahasa Jawa, dan setiap tanggal 25 menggunakan bahasa Ibu atau bahasa daerah masing-masing.

Herman Deru mengucapkan syukur atas kepercayaan masyarakat terhadap dirinya bersama Cik Ujang (CU) untuk memimpin kembali Sumsel 5 tahun ke depan.

Herman Deru memberikan pernyataan di Posko Pemenangan di Rumah Kayu, Palembang, dalam suasana penuh kehangatan, Herman Deru menyampaikan rasa syukur dan harapan untuk masa depan Sumsel.  

"Hasil ini adalah cerminan dari apa yang telah kami kerjakan selama lima tahun terakhir, yang dinilai oleh masyarakat dengan penuh kesadaran dan kepercayaan. Masya Allah, ini adalah tren positif yang menunjukkan bahwa nilai dan norma di masyarakat tetap menjadi landasan utama," kata Herman Deru.  

Herman Deru menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan persatuan di Sumsel untuk kemajuan daerah ke depan. 

"Kita tentu tidak boleh lengah, ke depan, kita harus bekerja bersama-sama, menjaga kekompakan untuk membangun Sumatera Selatan menjadi lebih maju," paparnya dengan penuh semangat.  

Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sumsel yang telah memberikan kepercayaan kepadanya dan pasangannya Cik Ujang.

"Saya harapkan kepada seluruh masyarakat, pendukung calon 1, 2, dan 3, serta pasangan calon untuk kita menerima apapun putusan masyarakat (pilihan), keputusan rakyat yang menentukan pilihannya secara konstitusi hari ini. Kepercayaan ini adalah amanah yang harus dijaga. Kami berkomitmen untuk terus bekerja keras demi kesejahteraan masyarakat," tambahnya.  

"Kami menghormati seluruh proses demokrasi ini. Apapun hasil akhirnya nanti, semoga membawa kebaikan bagi Sumatera Selatan," pungkasnya.  

BIADATA

Nama: H Herman Deru SH MM 

TTL: Belitang, OKU Timur 17 November 1967

Istri: Febrita Lustia

Anak: - Almarhumah Percha Leanpuri 

           - Samantha Tivani

           - Leony Marezza Putri

           - Ratu Tenny Leriva

Riwayat Pendidikan

SD Negeri 1 Sidomulyo Belitang, berijazah tahun 1979
SMP Negeri 1 Belitang, berijazah tahun 1982
SMA Negeri 3 Palembang, berijazah tahun 1985
Fakultas Hukum Universitas Sjakhyakirti Palembang, berijazah tahun 1995.
Magister Manajemen STIE TRISNA NEGARA Belitang, berijazah tahun 2008.

Sumber:
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved