Pilgub Sumsel 2024

Debat Pilgub Sumsel 2024 Sesi 2, Tim MataHati: Ajang 2 Srikandi Buktikan Kualitas Cawagub Perempuan

Tim MataHati optimis Debat Pilgub Sumsel 2024 Sesi 2 yang akan digelar KPU Sumsel, Minggu (10/11/2024) bakal seru, ajang dua srikandi jajal kualitas.

|
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Abdul Hafiz Sripo
sripoku.com/syahrul hidayat
Dua srikandi Cawagub Riezky Aprilia (pasangannya Eddy Santana) dan Anita Noeringhati (pasangannya Mawardi Yahya) pada Debat Perdana Pilgub Sumsel 2024 Sesi 2 yang digelar KPU Sumsel, Senin (28/10/2024) malam yang lalu. 

"Kita akan saksikan bagaimana dua srikandi ini akan menunjukkan bahwa pada debat ini srikandi akan lebih baik dari pasangan nomor urut 1 yang akan mengusung calon wakil gubernurnya Cik Ujang," kata Amrah Muslimin.

Menurutnya, dibandingkan dengan dua srikandi Cawagub nomor urut 2 dan nomor urut 3, bisa dibandingkan bagaimana kemampuan pola bahasa, kemampuan berbicaranya.

"Kita agak ragukan karena ini debat. Saya pastikan akan lebih seru. Dan akan kita lihat bagaimana perempuan Sumatera Selatan memperlihatkan kualitasnya lebih baik daripada calon laki-laki," katanya.

Calon gubernur nomor urut 3 Ir H Mawardi Yahya didampingi cawagubnya Dr Hj RA Anita Noeringhati  SH MH (MataHati) menyapa audiens pada Debat Perdana Pilgub Sumsel 2024 di Hotel Novotel Palembang, Sumatera Selatan, Senin (28/10/2024) malam. 
Calon gubernur nomor urut 3 Ir H Mawardi Yahya didampingi cawagubnya Dr Hj RA Anita Noeringhati SH MH (MataHati) menyapa audiens pada Debat Perdana Pilgub Sumsel 2024 di Hotel Novotel Palembang, Sumatera Selatan, Senin (28/10/2024) malam.  (sripoku.com/syahrul hidayat)

Baca juga: MataHati Klaim Visi Misi Terlengkap di Debat Perdana Pilgub Sumsel 2024, Potensi Memajukan Sumsel

 

Anita Tak Ada Persiapan Khusus Debat

Amrah Muslimin SE MSi, tim konsultan MataHati menyatakan tidak ada persiapan khusus yang dilakukan Cawagub Dr Hj RA Anita Noeringhati SH MH jelang Debat Sesi 2 Pilgub Sumsel 2024 nanti.

"Visi misi MataHati itu dibentuk dari hasil diskusi mereka berdua. Jadi saya beberapa kali berdiskusi dengan mereka, memang ada persiapan. Tapi persiapan itu tidak khusus," terang Amrah.

Dari pengalaman debat perdana kemarin, kata Amrah, Tim MataHati akan menghindari kesalahan yang di debat pertama. Misalnya mereka mengakui salah menghitung 2011 itu 20 tahun yang lalu, Padahal 13 tahun yang lalu.

"Yang kita hindari seperti itu. Bentuknya sekadar itu saja. Tidak membahas secara detail karena kami sudah meyakini 100 persen bahwa Ibu Anita Noeringhati memahami visi misi karena memang itu hasil ide dan pemikiran kedua tokoh tersebut," pungkasnya.

 

Sumber:
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved