Mata Lokal Desa

Mengenal Macam-macam Suku di 24 Kecamatan Kabupaten Lahat

Mengenal enam suku yang tersebar di 24 Kecamatan di Kabupaten Lahat ada Suku Besemah Libagh hingga Suku Kikim

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ehdi Amin | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Inilah rupa bukit jempol yang menjadi ikon Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel). 

SRIPOKU.COM, LAHAT -- Berikut ini macam-macam suku yang ada di 24 kecamatan di Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan.

Seperti diketahui, Kabupaten Lahat menjadi salah satu Kabupaten tertua di Sumatera Selatan dengan umur saat ini 155 tahun.

Bukan hanya itu, Lahat juga disebut Kabupaten sejarah, dengan memiliki banyak situs megalit yang berumur ribuan tahun.

Tak hanya kekayaan tersebut, Kabupaten Lahat ternyata memiliki banyak Suku.

Saat ini, Kabupaten Lahat memiliki 24 Kecamatan meski dalam satu Kabupaten, warganya ternyata datang dari Suku yang berbeda. 

Berikut ini Suku Suku yang ada di Kabupaten Lahat.

Menurut Penggiat, wisata, budaya dan sejarah Kabupaten Lahat, Mario Andromatik suku merupakan asal usul nenek moyang.

Dari literutur yang ia temukan saat ini ada enam suku yang tersebar di 24 Kecamatan di Kabupaten Lahat

Keenam Suku tersebut dikatakan Mario yakni Suku Besemah Libagh yang mencakup Kecamatan Kota Agung, Mulak Ulu, Mulak Sebingkai, Pagar Gunung, dan Tanjung Tebat.

Kemudian, terangnya Suku Lematang. Suku ini berada di tepian sungai Lematang Meliputi, Kecamatan Pulau Pinang, Lahat Selatan, Kota Lahat, Merapi Barat, Merapi Timur dan Merapi Selatan. 

Kemudian ada Suku Tanjung Sakti meliputi Kecamatan Tanjung Sakti Pumi dan Tanjung Sakti Pumu.

Sementara kecamatan Jarai, Muara Payanng, Pajar Bulan, Suka Merindu itu dikatakan  Mario masuk dalam Suku Pasemah. 

"Ada juga Suku Gumay yang meliputi Kecamatan Gumay Ulu dan Gumay Talang, " Terangnnya kepada media ini, Minggu (8/9/2024). 

Kemudian ada Suku Kikim yang meliputi Kecamatan Kikim Barat, Kikim Timur, Kikim Selatan dan Kecamatan Pseksu.

Disampaikan Mario, jika di kembangkan lagi ada juga marga-marga yang bisa jadi dalam satu Suku itu berbeda marganya. 

"Ya tetap meski beda suku semua dalam satu kesatuan. Suku itu juga yang kita jumpai hari ini ada perbedaan perbedaan seperti cara logat bicara walau penyebutanya sama," Sampai Mario. Ean

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved