Pilkada OKU Timur 2024

Sosok Lanosin, Eks Bupati OKU Timur Siap Kembali Bertarung di Pilkada 2024, Adik Kandung Herman Deru

Dimana kepanjangan nama Lanosin ialah Anak Lanang Nomor Selusin yang mempunyai arti anak cowok nomor 12. Sebap ia memang anak ke-12 dari total 14

Penulis: Choirul OKUT | Editor: Odi Aria
Handout
Lanosin didampingi Adi Nugraha Purna Yudha saat menerima surat rekomendasi dari DPP Partai NasDem yang diserahkan oleh Sekretaris Bapillu Partai NasDem Willy Aditya didampingi Korwil Sumbagsel Fauzi H Amro , Rabu (05/06/2024). 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Berikut profil lengkap eks Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Lanosin Hamzah.

Lanosin merupkan pria asli OKU Timur yang lahir di Gumawang, 31 Mei 1978.


Lanosin atau akrab disapa Enos merupakan Bupati Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, periode 2021-2024.


Lanosin merupakan adik kandung Gubernur Sumatera Selatan periode 2018-2023, Herman Deru.


Enos kini telah memiliki tiga orang anak dari istrinya dr Sheila Noberta SpA MKes yang berprofesi sebagai dokter. 


Lanosin merupakan anak lelaki dari pasangan Hamzah dan Hayani. Lanosin nama yang diberikan oleh kedua orang tuanya dengan memiliki kepanjangan khusus. 


Dimana kepanjangan nama Lanosin ialah Anak Lanang Nomor Selusin yang mempunyai arti anak cowok nomor 12. Sebap ia memang anak ke-12 dari total 14 saudara. 


Untuk riwayat pendidikan Enos mengenyam pendidikan S2 di Universitas Bina Darma angkatan 2019, lalu S1 di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Universitas Sriwijaya (Unsri) angkatan 1995.


Dirinya juga sempat sekolah di SD Negeri 1 Sidomulyo, SMP Negeri 1 Belitang, dan di SMA Negeri 1 Belitang.


Kisah singkat Lanosin hingga menjadi Bupati OKU Timur tidak terlepas dari dukungan keluarga.


Jiwa kemimpinan Lanosin tumbuh sejak ia di sekolah. Sebab ia menerima pengaruh kuat dari sang ayah yang dulunya merupakan pesirah legendaris di Bumi Sriwijaya.


Dimana ayah Lanosin, Hamzah, merupakan seorang guru sekolah dasar yang sukses menjadi kepala sekolah.


Ayahnya juga pernah dipercaya menjadi Pesirah (Pembantu Bupati) sekitar tahun 1964.


Dimana saat itu, usianya baru menginjak 26 tahun namun mendapat tugas mengatur sekitar 40 desa.


Lanosin juga aktif mengikuti beberapa organisasi diantaranya Koordinator Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Ogan Komering Ulu Raya 2020 - 2021. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved