Pilkada Palembang 2024

4 Pesan Penting Disampaikan Yudha Pratomo saat Deklarasi Pilkada Palembang, Tegaskan Tanpa Beban

"Kami akan bekerja keras untuk meningkatkan pelayanan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," kata Yudha

Penulis: Arief Basuki | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Arief Basuki
Pasangan Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Palembang Yudha Pratomo Mahyudin (YPM)- Baharuddin, melaksanakan deklarasi sebagai peserta Pilkada 2024 di bawah 'Proyek' Jembatan Ampera Palembang, Sabtu (27/7/2024) sore. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pasangan Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Palembang Yudha Pratomo Mahyudin (YPM)- Baharuddin, melaksanakan deklarasi sebagai peserta Pilkada 2024 di bawah 'Proyek' Jembatan Ampera Palembang, Sabtu (27/7/2024) sore. 

Dihadiri ratusan simpatisan acara yang mendapatkan dukungan PKS dan Demokrat  ini berlangsung  lancar. 

Dengan tagline Era Baru Palembang Maju. pasangan yang akan memimpin kota Palembang ini memaparkan empat pesan penting kepada masyarakat. 

Menurut Balon Walikota Palembang Yudha Pratomo Mahyuddin (YPM), ada 4 pesan penting yang disampaikan saat orasi politiknya kepada jajaran pengurus partai Demokrat dan PKS serta relawan maupun simpatisan nya. 

Pesan Pertama dengan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan, dengan menekankan bahwa tujuan utama deklarasi ini adalah untuk menunjukkan fokus mereka dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Kota Palembang. 

Ia menyatakan komitmennya untuk mengundang investasi dari dalam dan luar negeri serta memanfaatkan jaringan yang ada untuk mendorong investasi tersebut. 

"Kami akan bekerja keras untuk meningkatkan pelayanan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," kata Yudha di samping Bahar. 

Hal Kedua, dipilihnya di bawah Proyek sebagai  simbol kesederhanaan, dan mereka bukan melakukan di hotel berbintang atau gedung perkantoran yang megah.

Yudha-Bahar menjelaskan bahwa lokasi ini dipilih sebagai simbol kesederhanaan. Menurutnya, kesederhanaan adalah kunci bagi seorang pemimpin untuk tidak tergoda menggunakan fasilitas negara secara berlebihan.

"Pemimpin yang sederhana akan lebih dekat dengan rakyat dan mengerti kebutuhan mereka," terangnya.

Pesan Ketiga, mengatasi permasalahan kota, yang salah satu permasalahannya ada di bawah jembatan Ampera. 

“Bawah proyek juga dipilih sebagai simbol permasalahan yang ada di Kota Palembang. Dari kemacetan, semerawut, hingga masalah keamanan dan fasilitas umum,” capnya. 

Kedepan, Yudha- Bahar berkomitmen untuk memperhatikan dan memperbaiki semua itu, jika diberikan kesempatan memimpin kota Palembang. 

"Kami adalah orang yang belum terkontaminasi dengan birokrasi. Kami tidak punya beban, sehingga bisa bekerja dengan lebih efektif," jelasnya.

Hal Keempat yang disampaikan, adalah simbol kreativitas dan seni. Dimana deklarasi ini juga menyoroti pentingnya kreativitas dan seni bagi masyarakat, terutama generasi muda. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved