Breaking News

Pilkada Banyuasin 2024

Membelot Dukung Calon Lain di Pilkada, 2 Kader Golkar Banyuasin Dinonaktifkan

DPD II Partai Golkar Banyuasin, menonaktifkan dua kadernya karena tidak tegak lurus dengan perintah partai.

Penulis: Ardiansyah | Editor: Odi Aria
Dokumen Pribadi
Ketua DPD II Partai Golkar Banyuasin, Irian Setiawan. 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - DPD II Partai Golkar Banyuasin, menonaktifkan dua kadernya karena tidak tegak lurus dengan perintah partai.


Hal ini, diungkapkan Ketua DPD II Partai Golkar Banyuasin, Irian Setiawan, Kamis (4/7/2024).

Kedua kader partai Golkar Banyuasin yang dinonaktifkan ini, berasal dari pengurus kecamatan dan pengurus DPD II Partai Golkar Banyuasin.

Baca juga: Nenek 77 Tahun di Banyuasin Digugat 4 Anak Kandung Kritis, Pelapor Desak Segera Bagikan Harta Waris


"Keduanya tidak tegak lurus dengan perintah partai.

Mereka berupaya mempengaruhi pengurus baik di kecamatan dan pengurus DPD II Banyuasin untuk mendukung bakal calon wakil bupati lain," katanya. 


Penonaktifan kedua kader Partai Golkar Banyuasin ini, harus dilakukan karena menurit Irian Surat Peringatan 1 yang diberikan tetap tidak diindahkan.

Baca juga: Maju Pilkada Prabumulih 2024, Hj Ngesti-H Mat Amin Usung Visi Lanjutkan Prabumulih Prima Berkualitas


Sehingga, DPD II Partai Golkar Banyuasin harus mengeluarkan penonaktifan kedua kader tersebut karena dapat menimbulkan perpecahan di dalam partai. 


"Semuanya harus tegak lurus dengan instruksi DPP, termasuk saya. Sehingva di dalam dalam harus tercipta kekompakan dan suara Golkar harus bulat.

Baca juga: Bukan ke Hj Suwarti, Gerindra Beri Dukungan untuk Ratna Machmud-Suprayitno di Pilkada Musi Rawas

Saat ini, Golkar mengusung Netta Indian, dan semua kader harus mendukung itu," pungkasnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved