Wanita Overdosis di Banyuasin

Update Kasus Kematian Cinderella di Banyuasin, Ternyata Korban dan Pria Pirang Baru Seminggu Kenal

Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra melalui Kasatreskrim AKP Kurniawan Azhar, Selasa (13/2/2024).

Tayang:
Penulis: Ardiansyah | Editor: Yandi Triansyah
Handout
Pria rambut pirang yang bersama Riska alias Cinderella yang tewas diduga overdosis, sudah diamankan Polres Banyuasin. 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Update kasus kematian Riska alias Cinderella yang tewas diduga overdosis di acara orgen tunggal di Desa Suka Pindah, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin.

Dua pria yang bersama Cinderella saat menghadiri acara hajatan tersebut sudah diamankan oleh pihak Polres Banyuasin.

Dua pria tersebut yakni KB dan J.

KB dan J mengaku baru berkenalan dengan Cinderella sekitar satu minggu.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra melalui Kasatreskrim AKP Kurniawan Azhar, Selasa (13/2/2024).

Menurut dia, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, KB dan J berkenalan dengan Cinderella di Palembang.

"Berkenalannya di Palembang, berdasarkan pengakuan mereka baru seminggu kenalnya," kata dia.

Setelah perkenalan itu, KB dan J mengaku kembali bertemu dengan Cinderella untuk mencari tempat dugem.

Baca juga: Pria Rambut Pirang Bersama Korban Cinderella Tewas Diduga Overdosis Ditangkap di Prabumulih

KB dan J pun berangkat satu mobil bersama Cinderella untuk mencari lokasi warga yang menggelar hajatan.

"Setelah mencari-cari ketemulah pesta hajatan warga di Desa Suka Pindah Kecamatan Rambutan Banyuasin," kata dia.

Ketiganya datang ke lokasi hajatan itu bukan sebagai tamu, melainkan memang sengaja mencari warga yang menggelar hajatan.

Tujuannya adalah untuk menikmati musik remix.

Sedangkan terkait miras dan ekstasi yang dikonsumsi korban, KB dan J membantah dari mereka.

"Dugaan kita ini alibi mereka berdua, seolah-oleh korban sengaja menyiapkan miras dan ekstasi di hajatan itu," kata dia.

Kasus ini kata dia akan diambil alih Satnarkotika Polres Banyuasin, karena masuk ke ranah narkotika.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved