Harga Jagung

Update Harga Jagung Hibrida Rabu 13 Desember di Musi Rawas Sumsel, Sudah Rp 6.300 per Kilogram

Menurut petani, harga tersebut jauh lebih baik dan jauh lebih tinggi di banding sebelumnya, yang hanya Rp 5.000 per kilogramnya.

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Ahmad Sadam Husen
Sripoku.com/Eko Mustiawan
Salah seorang petani jagung hibrida atau jagung pakan ternak di Desa Rejosari, Kecamatan Purwodadi, Musi Rawas. 

SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS -- Berikut update harga jagung hibrida atau jagung pakan ternak di Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) hari ini, Rabu (13/12/2023).

Harga jagung hibrida di Kabupaten Musi Rawas hari ini terus menunjukkan ke arah yang baik.

Bahkan, hari ini sudah mencapai Rp6 .300 per kilogramnya di tingkat petani langsung.

Menurut petani, harga tersebut jauh lebih baik dan jauh lebih tinggi di banding sebelumnya, yang hanya Rp 5.000 per kilogramnya.

Harga yang perlahan naik tentunya membuat sejumlah petani jagung hibrida atau jagung pakan ternak di Musi Rawas sumringah dan bersemangat kembali.

Kendati demikian, saat ini tak banyak petani yang menanam jagung dan memilih menanam padi.

Terlebih, dengan normalnya aliran irigasi, membuat petani beralih ke tanaman padi.

Seperti disampaikan Wahid, salah seorang petani jagung di Desa Rejosari, Kecamatan Purwodadi.

"Sekarang Rp 6.300 per kilogramnya."

"Itu pembeli datang langsung ke rumah," kata Wahid kepada Sripoku.com, Rabu.

Wahid mengaku, harga itu sudah terbilang tinggi dibanding sebelumnya.

"Tinggi itu, kemarin hanya Rp 5.000 per kilogramnya."

"Dengan harga saat ini, tentu kami senang dan semangat kembali," katanya.

Hanya saja, lanjut Wahid, saat ini memang tidak banyak petani yang menanam jagung hibrida.

Bahkan, hanya petani yang lahan sawahnya tak kebagian air yang mungkin masih menanam jagung.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved