Berita Musi Rawas

Mengenal Mahaloka Tempat Makan Hitz di Musi Rawas, Bertemakan Alam Terbuka Jual Jajanan Tradisional

Mengusung tema alam terbuka, Mahaloka.com berada tepat di pinggir jalan utama Tugumulya-Lubuklinggau, tepatnya di Desa Mataram Kecamatan Tugumulyo. 

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Eko Mustiawan
Mahaloka tempat sarapan pagi ter hitz di Kabupaten Musi Rawas (Mura) Sumsel, yang ada di Desa Mataram Kecamatan Tugumulya. 

SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS-- Mahaloka.com, inilah tempat sarapan pagi yang masih hits di Kabupaten Musi Rawas (Mura) Sumsel, Senin (20/11/2023).

Mengusung tema alam terbuka, Mahaloka.com berada tepat di pinggir jalan utama Tugumulya-Lubuklinggau, tepatnya di Desa Mataram Kecamatan Tugumulyo


Buka hanya setiap hari Minggu pagi sekira pukul 05.30 Wib saja, Mahaloka.com menyajikan berbagai macam jenis makanan khas tradisional. 


Lokasinya yang berada di tengah-tengah persawahan dan memanfaatkan jalan usaha tani (JUT), menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat baik dari Musi Rawas ataupun sekitarnya.


Disuguhi dengan hijaunya tanaman padi milik petani dan berlatarkan pegunungan, membuka lokasi tersebut selalu ramai di kunjungi warga setiap paginya.


Ditambah dengan berbagai macam jenis makanan khas tradisional dan iringan musik gamelan serta embun pagi yang masih segar, menambah ke estetika Mahaloka.com.


Wahyudi sebagai pemiliki Mahaloka.com warga Desa Mataram Kecamatan Tugumulyo mengatakan, Mahaloka.com merupakan tempat makan sarapan pagi di alam terbuka.


"Temanya tempat makan, tempat rekreasi keluarga di alam terbuka," kata Wahyudi kepada Sripoku.com, Minggu (19/11/2023) pagi.


Dikatakan Wahyudi, sebenarnya Mahaloka.com ini buka setiap hari. Hanya saja, khusus untuk yang sarapan pagi hanya dibuka setiap hari Minggu pagi mulai pukul 05.30 Wib hingga pukul 10.00 Wib.


"Kalau yang setiap hari bukanya sore sekira pukul 15.00 Wib hingga pukul 18.00 Wib," jelasnya.


Untuk jenis makanan sambung Wahyudi, yang disiapkan juga berbeda, untuk sarapan disiapkan makanan khas tradisional Jawa, seperti cenil, kemudian nasi urab, Gatot, nasi tiwul, nasi pecel dan nasi bakar.


"Kalau yang sore setiap hari ini, yang disiapkan seperti Kopi, makanan kekinian seperti bakso bakar, ceker bakar dan makanan lainnya," ucapnya.


Ditambahkan Wahyudi, untuk harga setiap makanan juga cukup bervariasi, mulai dari Rp3.000 hingga yang paling mahal sebesar Rp15.000 per porsinya.


"Alhamdulillah, respon masyarakat juga cukup bagus, bahkan makanan yang disiapkan selalu habis cepat tak sampai pukul 08.00 Wib dan tempatnya selalu kurang," ucapnya.


Mahaloka.com sambung Wahyudi, sebagai tempat rekreasi masyarakat dengan alam terbuka, menjadi daya tarik bagi masyarakat. Bahkan, yang datang bukan hanya dari warga Tugumulya, namun juga sekitarnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved