Bayi Tertukar di Bogor

Dampak Bayi Tertukar di Bogor, Alasan Polisi Belum Bisa Kembalikan ke Ibu Kandung, Tunggu 6 Bulan

Terlebih prosedur pengembalian bayi tertukar ke ibu biologis masing-masing tidak semudah yang dibayangkan.

Editor: Fadhila Rahma
kolase Instagram
Fix tertukar, bayi yang tertukar di Bogor ternyata belum dikembalikan ke masing-masing ibu kandung. Polisi mengungkap rencana ibu Siti Mauliah dengan ibu D 

SRIPOKU.COM - Meski hasil tes DNA bayi tertukar di Bogor sudah jelas, namun dikhawatirkan bayi perlu adaptasi pengembalian ke orang tua kandung.

Dampak tersebut membuat pihak kepolisian memperkirakan belum bisa mengembalikan bayi tertukar secara langsung.

Terkait hal tersebut, pihak kepolisian mengurai penyebabnya.

Siti Mauliah dan ibu D selaku ibu bayi tertukar pun punya rencana lain perihal pengembalian anak-anak mereka.

Terlebih prosedur pengembalian bayi tertukar ke ibu biologis masing-masing tidak semudah yang dibayangkan.

Sebelumnya diwartakan, kisah bayi tertukar akhirnya menemui akhir yang manis.

Satu tahun memperjuangkan nasib bayi tertukar, Siti Mauliah akhirnya lega setelah mengetahui hasil tes DNA yang dilakukan oleh tim Puslabfor Polri beberapa waktu lalu.

Baca juga: Akhirnya Hasil Tes DNA Bayi Tertukar di Bogor Keluar, Anak Siti Mauliah Dinyatakan Benar Tertukar

Kedua pihak keluarga Siti Mauliah dan Pasien D terkait bayi tertukar di Bogor saat mendatangi Mako Polres Bogor Jumat (25/8/2023) sore.
Kedua pihak keluarga Siti Mauliah dan Pasien D terkait bayi tertukar di Bogor saat mendatangi Mako Polres Bogor Jumat (25/8/2023) sore. (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

 

Sebab terbukti bayi Siti Mauliah tertukar dengan bayi ibu D.

Senang sekaligus terharu, Siti Mauliah segera memeluk ibu D setelah mengetahui fakta bayi tertukar tersebut.

"99,99 persen bayi tersebut tertukar. Dan sebelum kami umumkan kepada media, kedua belah pihak telah bersepakat untuk menyelesaikan semua permasalahan di antara mereka secara kekeluargaan," ungkap Kasatreskrim Polres Bogor Kota, AKP Yohanes Redhoi Sigiro dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan tv one news, Minggu (27/8/2023).

Sah terbukti tertukar, dua bayi yang lahir di RS Sentosa itu rupanya tidak langsung dikembalikan ke ibu kandung masing-masing.

Hal tersebut diungkap oleh pihak kepolisian.

Ternyata proses pertukaran bayi Siti Mauliah dengan ibu D akan dilakukan dengan bantuan instansi terkait.

Maksimal prosesi pertukaran bayi tersebut akan dilakukan selama enam bulan.

"Proses pertukaran bayi dibantu instansi terkait yang memang kredibel di dalam bidang tersebut. Pengembalian bayi kepada masing-masing orangtua biologis mereka dilakukan cara metode secara bertahap selama enam bulan," pungkas AKP Yohanes Redhoi Sigiro.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved