Tolak Undangan Prabowo, Panglima Pajaji Ingatkan Kedatangan Pasukan Asing dan Jala Api

Namun dia meminta maaf tidak bisa hadir, karena dia lebih memilih dekat dengan alam dan warga Dayak.

Editor: Hendra Kusuma

 

Sebab, menurut Panglima Pajaji, Hutan Kalimantan dilindungi PBB hingga tercantum dalam Undang-Undang.

 

Lantaran Hutan Kalimantan merupakan paru-paru dunia sehingga ratusan negara akan menghakimi Jokowi.

 

Seperti diketahui, Panglima Pajaji dengan pasukannya Pantak Padagi Bornoi menyatakan keluar dari TBBR dan bediri sendiri.


Hal ini ia lakukan setelah Pengalima Jilah dengan tegas menyatakan IKN sudah final. Sementara Panglima Pajaji menganggap IKN belum final dan tegak IKN di Kalimantan karena akan merusak kelestarian alam dan budaya masyarakat Dayak.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved