Bayi Tertukar di Bogor

Hasil Tes DNA Bayi Tertukar di Bogor, Akhirnya Kedua Ibu D dan S Bersedia Jika Tes DNA Tidak Identik

Pasien B atau Ibu D dan suaminya akhirnya melakukan tes deoxyribonucleic acid (DNA) terkait kasus bayi tertukar di Bogor, Jawa Barat.

Editor: Fadhila Rahma
KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN/KOLASE
Hasil Tes DNA Bayi Tertukar di Bogor, Akhirnya Kedua Ibu D dan S Bersedia Jika Tes DNA Tidak Identik 

SRIPOKU.COM - Pasien bayi tertukar di Bogor akhirnya melakukan tes SNA.

Pasien B atau Ibu D dan suaminya akhirnya melakukan tes deoxyribonucleic acid (DNA) terkait kasus bayi tertukar di Bogor, Jawa Barat.

Hasil tes DNA akan keluar 3-7 hari ke depan.

Seperti diketahui, diduga bayi D atau Dian tertukar dengan bayi warga Bogor bernama Siti Mauliah usai persalinan di Rumah Sakit Sentosa, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, setahun lalu.

Dian diketahui merupakan warga Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Bayinya diduga tertukar satu tahu lalu dengan Siti Mauliah, warga Desa Cibeuteung Udik, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Hasil tes DNA pertama ditemukan fakta bahwa bayi yang dirawat Siti Mauliah tidak identik, alias bukan anak biologisnya.

Setelah mengetahui hasil tes itu, pihak RS Sentosa pun meminta Dian melakukan tes DNA juga.

Baca juga: Bayi Diduga Tertukar di Bogor di Tes DNA hanya Melalui Air Liur, Ini Kata Ahli Genetika

Kedua pasangan suami istri dari bayi tertukar di Bogor, Jawa Barat, akhirnya menjalani tes deoxyribonucleic acid atau DNA silang di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri, Babakan Madang, Sentul, Senin (21/8/2023).(KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN)
Kedua pasangan suami istri dari bayi tertukar di Bogor, Jawa Barat, akhirnya menjalani tes deoxyribonucleic acid atau DNA silang di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri, Babakan Madang, Sentul, Senin (21/8/2023).(KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN) ()

Minta tetap rawat anak seperti anak kandung

Sembari menunggu hasil tes DNA keluar, Dian meminta Siti tetap merawat bayi yang ada di rumah mereka masing-masing.

"Kita sama-sama merawat bayi ini seperti bayinya sendiri," ujar Kuasa Hukum Dian, Binsar Aritonang.

Bahkan menurut dia, hingga saat ini Dian masih menganggap anak yang ditukarnya itu seperti anak kandungnya sendiri.

"Karena bayi yang ada di klien kami pun dirawat diberikan kasih sayang, dan masih dianghap anak kandungnya sampai saat ini," tandasnya.

Alasan Dian sempat menolak tes DNA

Binsar mengatakan bukan tanpa alasan, Dian sempat menolak tes DNA dikarenakan dirinya belum siap.

Halaman
123
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved