Bayi Tertukar di Bogor

Nasib 3 Orang Perawat Penyebab Bayi Tertukar di Bogor, Jubir Rumah Sakit Sentosa Akhirnya Buka Suara

Juru Bicara Rumah Sakit Sentosa Bogor Gregorius B Djako menerangkan pihaknya masih mendalami kebenaran sikap tak mengenakan.

Editor: pairat
Kolase Sripoku.com/Instagram
Siti Mauliah, seorang ibu yang bayinya tertukar di Bogor (kiri). Ilustrasi bayi (kanan). 

SRIPOKU.COM - Nasib tiga orang perawat penyebab bayi tertukar di Bogor akhirnya diungkap oleh pihak Rumah Sakit Sentosa Bogor.

Hal ini bermula dari pengakuan Siti Mauliah ibu seorang bayi tertukar di Rumah Sakit Santoso Bogor usai melahirkan pada 18 Juli 2022 lalu.

Siti Mauliah mengaku bayinya tertukar usai setahun dirawat olehnya.

Pasca tahu hasil DNA bukan anaknya, Siti Mauliah pun segera mencari tahun keberadaan darah dagingnya.

Hal janggal pun sempat ditemukannya saat bersalin di rumah sakit tersebut.

Siti Mauliah (37), warga Ciseeng, Kabupaten Bogor, baru menyadari bahwa bayinya tertukar saat menyusui. Kini kasus sedang ditangani Polres Bogor.
Siti Mauliah (37), warga Ciseeng, Kabupaten Bogor, baru menyadari bahwa bayinya tertukar saat menyusui. Kini kasus sedang ditangani Polres Bogor. (Kolase)

Tepatnya di hari ketiga pasca melahirkan caesar di Rumah Sakit Sentosa Bogor, suaminya, Muhammad Tabrani, mendengar ada perawat yang bicara soal gelang tertukar.

Obrolan perawat soal gelang tertukar didengar ketika ia dan sang suami mengurus administrasi.

"Pas buka gelang itu suami saya denger, katanya dibaca gelang itu atas nama si pasien B, bukan atas nama saya," kata Siti.

Muhammad Tabrani lantas mengatakan pada perawat bahwa nama di gelang bayi tertukar di Bogor bukan atas nama Siti Mauliah.

"'bukan itu pasien si A (istrinya)'. Udah tau bukan, kenapa di-iya-in, kenapa dibuka terus," katanya.

Perawat Datang ke Rumah Siti Mauliah

Tanggal 19 Juli 2022, ada perawat yang datang ke rumah Siti Mauliah di Desa Cibeteung Udik, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

perawat tersebut menanyakan gelang bayi tertukar di Bogor pada Siti.

"Dia (perawat) nyusul gelang alasannya untuk kunjungan. 'Itu gak boleh gak, harus ketemu'," kata Siti.

Setelah dicari, gelang tersebut tak ditemukan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved