Perjalanan Kasus Covid-19 di Indonesia, Dari Pertama Kali Muncul Sampai Status Daruratnya Dicabut
Pada 31 Januari 2020, WHO mengumumkan status darurat dunia atas wabah virus corona yang sudah telah membunuh 212 orang di China.
SRIPOKU.COM -- Pada Jumat (5/5/2023) lalu, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO secara resmi menyatakan pandemi Covid-19 sudah tidak lagi menjadi darurat kesehatan global.
Hal ini diungkapkan Tedros Adhanom Ghebreyesus selaku Direktur Jenderal WHO di hari yang sama.
Tedros mengatakan, "Dengan harapan besar, saya nyatakan Covid-19 berakhir sebagai darurat kesehatan global." dikutip dari New York Times.
Kendati demikian, di tengah kabar baik tersebut, kondisi Covid-19 di Indonesia justru mengalami peningkatan pada kasus hariannya.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 29 April 2023, kasus harian melonjak paling tinggi sejak lima bulan terakhir
Pada 3 Mei 2023, Kemenkes juga mencatat lima rumah sakit dengan keterisian bed atau BOR mencapai lebih dari 50 persen.
===
Indonesia tetapkan darurat Covid-19
Virus corona SARS-CoV-2 atau Covid-19 diumumkan pertama kali oleh WHO pada awal 2020, dan virus ini disebut telah terdeteksi pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan, China.
Pada 31 Januari 2020, WHO mengumumkan status darurat dunia atas wabah virus corona yang sudah telah membunuh 212 orang di China.
Sementara itu, di Indonesia, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan, status darurat bencana akibat virus corona sebenarnya sudah ditetapkan sejak 28 Januari 2020.
"Bahwa status keadaan tertentu penanganan darurat itu sudah ditetapkan oleh kepala BNPB pada 28 Januari 2020, pada saat rapat koordinasi di Kemenko PMK untuk memulangkan para WNI dari Wuhan, China," ujar Agus dikutip dari Kompas.com (17/3/2023).
===
Kasus Covid-19 pertama di Indonesia
Kasus pertama warga Indonesia yang terinfeksi Covid-19 diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin, 2 Maret 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/semprotkan-uap-panas-bunuh-virus-corona.jpg)