Buya Menjawab

Kondisi Junub Berpuasa

Suami istri dibolehkan bersetubuh pada malam hari bulan Ramadhan, boleh makan sahur, berniat puasa, akan tetapi begitu masuk waktu subuh segera mandi

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/ ANTON
Ilustrasi mandi wajib atau mandi junub. 

SRIPOKU.COM -- Assalamu’alaikum.Wr.Wb.
Ustadz, daya mau bertanya. Kalau puasa dalam keadaan junub syah tidak puasanya? Terima kasih, Wassalam.
0812 785xxxxx

Jawab:
Wassalamu’alaikum.Wr.Wb.
Ananda! Suami istri dibolehkan bersetubuh pada malam hari bulan Ramadhan, boleh makan sahur, berniat puasa, akan tetapi begitu masuk waktu subuh segera mandi wajib dan shalat subuh, maka sah puasanya.

Di masa Rasulullah Saw. berdasarkan hadist dari Aisyah ra.:
”Sesungguhnya seorang laki-laki pernah bertanya kepada Rasaulullah Saw. Ya Rasulullah! Waktu shalat (subuh) sudah datang, padahal aku sedang junub, apakah aku terus puasa? Maka jawab Rasulullah. Pernah terjadi waktu shalat datang padahal aku sedang junub, tetapi aku terus berpuasa.” (HR. Ahmad, Muslim dan Abu Dawud).

Maksudnya persetubuhan dilakukan sebelum waktu subuh, tetapi masih dalam kondisi junub pada saat waktu subuh tiba, lalu mandi karena mau melaksanakan shalat subuh, maka sah puasa Ramadhannya. Demikian jawaban Buya. Terima kasih. Wassalamu’alaikum.Wr.Wb. (*)

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved