DPD RI 2024

Sehari Jelang Penutupan, Baru 8 Calon Senator yang Sudah Serahkan Berkas ke KPU Sumsel

Sehari menjelang penutupan penyerahan syarat minimal dukungan pendaftaran bakal calon (Balon) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI)

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Yandi Triansyah
handout
Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggara KPU Sumsel Hendri Daya Putra SAg menerima penyerahan berkas persyaratan dari salah seorang bakal calon (Balon) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal daerah pemilihan (Dapil) Sumsel, Hj Yetti Oktarina Prana, Istri Walikota Lubuklinggau Drs H SN Prana Putra Sohe MM, Rabu (28/12/2022) pukul 09.30. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sehari menjelang penutupan penyerahan syarat minimal dukungan pendaftaran bakal calon (Balon) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal daerah pemilihan (Dapil) Sumsel, ternyata masih minim yakni ada delapan orang yang datang ke kantor KPU Sumsel, Rabu (28/12/2022) pukul 09.30.

"Sekitar jam sembilan tiga puluh sudah datang lagi salah satu calon anggota DPD RI atas nama Ibu Yetti Oktarina. Dengan demikian tercatat ada delapan orang. Kita lagi menunggu juga di kantor. Dari sekretariat ada yang mengabari, informasinya ada yang lagi otw. 

Per hari ini pukul 09.30 nambah satu menjadi delapan calon dari sebanyak 27 balon DPD RI yang sudah mendapatkan akses Silon," ungkap Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggara KPU Sumsel Hendri Daya Putra SAg. 

Adapun kedelapan calon yang sudah menyerahkan dukungannya kepada KPU RI, antara lain, Eva Susanti (petahana), M. Aminuddin, Amaliah (petahana) Ratu Tenny Leriva (putri Gubernur Sumsel Herman Deru), Arniza Nilawati (petahana) Imam Mansur, Agung Wijaya, dan Yetti Oktarina (Istri Walikota Lubuklinggau Drs H SN Prana Putra Sohe MM). 

Menurut Hendri Daya Putra yang telah 3 periode jadi komisioner KPU OKU Selatan, besok Kamis (29/12/2022) merupakan hari terakhir sesuai dengan di PKPU No 10 tahun 2022 di hari terakhir syarat minimal dukungan pada pukul 23.59. Ia pun mengakui kecenderungan menurun jumlah pendaftar yang mengikuti kompetisi calon senator kali ini. 

"Kalau berkait kecenderungan memang ketika kita ingat di Pemilu 2019 DCT kita sebanyak 33 orang kalau tidak salah ya. Dan untuk saat ini yang meminta SILON hanya 27 orang. Artinya menurun ya. Ketika kita melihat yang daftar per hari ini," papar alumnus S1 IAIN Raden Intan Lampung.

Bapak satu anak buah kasihnya dengan Fariza Ernawati mengatakan terkait analisa mengapa menurun jumlahnya, pihaknya sebagai penyelenggara kurang etis memberikan analisa-analisa. 

Kalau sosialisasi menurutnya KPU sudah maksimal. Sekarang ini kan zaman gadget, teknologi sudah semakin maju. Tentu sosialisasi kita sebenarnya sudah maksimal dan menjangkau lapisan masyarakat karena kita kan ada instagram, facebook, sosialisasi di web KPU Provinsi, KPU Kota/Kabupaten, mengundang awak media untuk turut mensosialisasikan terkait dengan pencalonan DPD. 

"Kalau menurut saya pribadi sebagai komisioner KPU Provinsi yang dalam hal ini sejak beberapa tahun yang lalu KPU sudah menggunakan IT di hampir semua tahapan, menurut analisa saya itu tidak susah," kata pria kelahiran Desa Bumi Genap Kecamatan Runjung Agung, OKU Selatan, 3 Mei 1973.

Memururnya, teknologi yang digunakan SILON sangat friendly, sederhana dan mudah diaplikasikan. Kita bandingkan juga dengan aplikasi SIAKBA yang digunakan oleh KPU dalam rangka penerimaan PPK dan PPS itu yang mana mereka mendaftarkan diri harus menggunakan aplikasi SIAKBA sangat banyak sekali peminatnya dan pendaftarannya dan mereka artinya tidak kesulitan mengakses atau menggunakan aplikasi yang dikeluarkan oleh KPU RI. 

Masyarakat yang mendaftar PPS bae rame mereka semuanya bisa mengakses aplikasi SIAKBA, apalagi untuk calon DPD tentu kalau memang betul berminat mencalonkan diri tentu tidak ada kesulitan terkait dengan aplikasi SILON yang dikeluarkan KPU RI. Karena aplikasi ini sifatnya sangat memudahkan dalam proses penerimaan syarat dukungan untuk pencalonan DPD RI. 

Dari beberapa calon DPD RI bahkan hampir bisa keseluruhan yang sudah menyerahkan dukungan dari 8 bakal calon anggota DPD RI ini, semuanya menyatakan bahwa SILON ini sangat membantu dalam proses pemenuhan syarat dukungan minimal pemilih bagi bakal calon anggota DPD. 

Contohnya sangat membantu misalnya pada saat penyerahan berkas dukungan bakar calon hanya membawa 2 lembar formulir atau 2 jenis formulir yakni formulir jenis F penyerahan dukungan DPD  dan formulir F1 pernyataan dukungan DPD. 

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved