ALEX NOERDIN Minta Dibebaskan, Kuasa Hukum Serahkan Memori Kasasi ke Pengadilan Tipikor Palembang

Upaya ini kita lakukan untuk memberikan keadilan pada bapak Alex Noerdin. Yang mana beliau pada saat itu hanya melakukan kesalahan administrasi saja

Editor: Sudarwan
Sripoku.com/Abdul Hafiz
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin terdakwa atas perkara kasus dugaan korupsi pembelian gas bumi PT PDPDE Sumsel dan dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya Jakabaring di Pengadilan Tipikor Palembang. ALEX NOERDIN Minta Dibebaskan, Kuasa Hukum Serahkan Memori Kasasi ke Pengadilan Tipikor Palembang 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tim kuasa hukum Alex Noerdin, Redho Junaidi SH MH dan Ridwan SH menyerahkan memori kasasi ke Pengadilan Tipikor Palembang, Rabu (5/10/2022).

Penyerahan memori kasasi tersebut dilakukan dalam upaya hukum atas putusan banding Alex Noerdin, terdakwa kasus dugaan korupsi Dana Hibah Masjid Raya Sriwijaya dan PDPDE.

Kepada awak media di Pengadilan Tipikor Palembang, Redho mengatakan penyerahan memori kasasi atas terdakwa Alex Noerdin sebagai bentuk upaya mencari keadilan bagi mantan Gubernur Sumsel tersebut.

Baca juga: Karir Saya Hancur, Keluarga Menderita Dodi Reza Alex Noerdin Sebut Dirinya Difitnah Anak Buah

"Upaya ini kita lakukan untuk memberikan keadilan pada bapak Alex Noerdin. Yang mana beliau pada saat itu hanya melakukan kesalahan administrasi saja. Tidak satupun saksi dan fakta sidang yang menyebutkan beliau menerima uang atau berupaya menguntungkan diri sendir dan orang lain," ujar Redho.

Selain itu Redho menjelaskan dengan mengajukan kasasi, pihaknya berharap agar mantan Gubernur Sumsel itu dapat bebas atau onslagh.

"Rasanya tidak adil jika beliau harus dibebankan hukuman penjara. Kami berharap pak Alex dapat dibebaskan dari tuntutan jaksa penuntut umum," jelasnya.

Dari memori kasasi, Redho menjelaskan biasanya tiga sampai empat bulan ledepan baru akan ketahuan hasil kasasi tersebut.

"Biasanya hasilnya muncul sekitar 3-4 bulan ke depan. Menggingat kasasi tidak bisa lama karena berhubungan dengan massa penahanan terdakwa," jelas Redho.

Diberitakan sebelumnya, Majelis Hakim PT Palembang mengabulkan permohonan banding terdakwa kasus dugaan korupsi PDPDE Sumsel serta dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya.

Dalam amar putusannya, memperbaiki putusan (vonis) pidana Pengadilan Tipikor pada PN Palembang, terhadap terdakwa Alex Noerdin dari seblumnya dipidana 12 tahun menjadi pidana 9 tahun penjara.

Atas putusan tersebut, tim kuasa hukum Alex Noerdin menyatakan akan kasasi.

Sementara itu, dikonfirmasi pada Kasi Penkum Kejati Sumsel, Moch Radyan SH MH menyatakan pihaknya juga telah memasukan kasasi untuk empat terdakwa kasus dugaan korupsi Dana Hibah Masjid Raya Sriwijaya, PDPDE.

"Pihak kejaksaan juga telah mengajukan kasasi untuk empat terdakwa, Alex Noerdin, Muddai Madang, Caca Isa Saleh, dan Yaniarsah. Kasasi tersebut dimasukan per tanggal 15 September 2022 lalu," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved