Berita Palembang

Buka Rakor Reg Sosek BPS Sumsel, Herman Deru Himbau Masyarakat Berikan Informasi Benar Pada Petugas

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengajak para Bupati/Walikota untuk mengawal Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Reg Sosek) Badan Pusat Statistik

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Herman Deru saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pendataan Awal Reg Sosek BPS Provinsi Sumsel  yang dilaksanakan di Hotel Novotel Palembang, Senin (12/9/2022). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumsel H Herman Deru mengajak para Bupati/Walikota untuk mengawal Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Reg Sosek) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumsel agar berjalan sukses.

Hal ini menurutnya sebagai momentum Emas dalam menurunkan kemiskinan di Sumsel menjadi 1 digit.

"Kita harus bangga Sumatera Selatan, Provinsi pertama di Indonesia yang mengadakan Rakor, Ini bukti komitmen kuat kita dalam  upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Gubernur Herman Deru saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pendataan Awal Reg Sosek BPS Provinsi Sumsel  yang dilaksanakan di Hotel Novotel Palembang, Senin (12/9/2022).

Gubernur Herman Deru berfoto bersama usai membuka Rapat Koordinasi
Gubernur Herman Deru berfoto bersama usai membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pendataan Awal Reg Sosek BPS Provinsi Sumsel  yang dilaksanakan di Hotel Novotel Palembang, Senin (12/9/2022).

Herman Deru menilai  dalam kurun waktu satu bulan kedepan  sebanyak 13 ribu lebih petugas pendata akan melakukan pendataan langsung ke tengah masyarakat.Karena itu dia mengajak kerjasama masyarakat untuk memberikan data yang benar kepada petugas agar data yang terkumpul merupakan data yang valid.

Sehingga sangat wajar jika tersebut juga melibatkan para kepala daerah dari 17 Kabupaten/kota di Sumsel.Sehingga pelaksanaan Regsosek di lapangan berjalan sesuai dengan harapan.

"Kita jadikan rakor ini momentum untuk kita berbenah. Jangan lagi ada kabupaten yang APBD besar kemiskinannya rendah.   Saya minta Wabup/wawako se Sumsel kawal  pendataan ini  dan jangan  disia-siakan," harapnya.

Para Bupati/walikota  se-Sumsel dimintanya segera  mengadakan rakor serupa di daerah masing-masing dengan  menghadirkan pemerintahan tingkat  RT/RW sebelum Reg Sosek dimulai  pada  15 Oktober 2022.

“Dalam pelaksanaannya di lapangan  Reg Sosek BPS  tetap harus berkoordinasi dengan pemerintah setempat Kades dan Lurah, RT dan RT,” pesan Herman Deru.

Dia menilai di tengah majunya teknologi, jalannya  Reg Sosek dapat berjalan lebih efektif  dan hasil yang didapat lebih akurat.

"Sekali lagi saya harapkan  Reg Sosek ini benar-benar dapat  dikawal, sebagai momen kita mewujudkan kemiskinan Sumsel  1 digit," tandasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Produksi BPS RI M Habibullah mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel  yang telah bersedia  menyatukan persepsi dalam upaya pendataan melalui  Reg Sosek.

Karena Reg Sosek lanjut dia  menjadi sarana dalam  mewujudkan satu data informasi,  satu data program perlindungan dan pemberdayaan masyarakat.

“Regsosek merupakan  sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya  sampai tingkat desa/kelurahan,” paparanya.

Dia menyebut  pendataan Reg Sosek akan dimulai 15 Oktober 2022 hingga  14 November 2022.Kita harap kerjasamanya kepada semua stakeholder untuk menyukseskan Reg Sosek ini," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved