Berita Palembang

Suharso Monoarfa Dicopot dari PPP, Begini Komentar Ketua DPW PPP Sumsel

Saya lagi di Jakarta. Ini saya baru mau komen. Bener, bener (berita pemberhentian)," kata Ketua DPW PPP

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua DPW PPP H Agus Sutikno SE MM MBA. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ketua DPW PPP (Partai Persatuan Pembangunan) Sumsel, H Agus Sutikno SE MM MBA membenarkan informasi tentang Suharso Monoarfa diberhentikan dari jabatan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) oleh para Majelis dan Mahkamah Partai dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang bertema “Konsolidasi dan Sukses Pemilu 2024.

"Saya lagi di Jakarta. Ini saya baru mau komen. Bener, bener (berita pemberhentian)," kata Ketua DPW PPP Agus Sutikno ketika dimintai pendapatnya soal diberhentikannya Suharso Monoarfa, singkat kepada Sripoku.com ketika dihubungi ponselnya Senin (5/9/2022).

Dalam Rapat Pengurus Harian DPP PPP, Muhammad Mardiono diamanahkan sebagai Plt Ketua Umum PPP menggantikan Suharso Monoarfa. Sayangnya Agus Sutikno Ketua DPW PPP yang pernah menjabat Ketua Komisi III DPRD Sumsel masih belum banyak berkomentar dengan alasan masih mengikuti kegiatan tersebut di Jakarta. 

"Maaf mas," tulis Agus di pesan whatsappnya. 

Sementara Muhammad Mardiono yang diamanahkan sebagai Plt Ketua Umum PPP menggantikan Suharso usai Rakernas di Ballroom Swiss-Belinn, Serang, Banten mengatakan dirinya menerima amanah yang diputuskan dalam rapat pengurus harian untuk mengisi jabatan Plt Ketua Umum PPP. 

"Atas dukungan dan doa para kiai yang ada di majelis ini, Bismillah saya akan bekerja keras agar PPP bisa bangkit di Pemilu 2024,” ujar Muhammad Mardiono.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Sementara itu, Ketua Majelis Syariah PPP KH Mustofa Aqil Siradj menyebut keputusan ini diambil atas usulan berbagai pihak. Dia pun berharap keputusannya bisa bermanfaat dan lebih baik untuk partai.

“Kami tidak bisa menahan gejolak protes, suara, dan usulan dari berbagai pihak. Tidak kurang dari 10 kali pertemuan kami adakan untuk menanggapi gejolak ini. Keputusan ini semata-mata merespon kiai dan berbagai pihak,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Majelis Kehormatan PPP KH Zarkasih Nur mengaku tidak ada kebencian terhadap pemimpin yang lalu (Suharso).

Ke depannya, dia menyebut kepemimpinan partai akan dilakukan dengan penuh kebersamaan, persatuan, dan kasih sayang.

Sehingga, bangsa Indonesia bisa lebih makmur, sejahtera, dan menjadi umat yang Rahmatan Lil Alamin.

“Kami tetap berhubungan baik, tidak ada yang menaruh kebencian ataupun kemarahan. Tetapi dalam menghadapi masalah sekarang ini kami mengharapkan Suharso melepas tugasnya sebagai Ketua Umum PPP,” ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved