Buya Menjawab

Cara Melaksan Jama' Taqdim

Tertib, yaitu harus memulai dengan sholat pertama yang masuk waktunya. Karena waktu shalat adalah untuk shalat pertama,

Editor: Bejoroy
Sripoku.com/Anton
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM -- Assalamu'alaikum.Wr.Wb
BUYA apa memang Jama’ Taqdim cara pelaksanaanya harus tertib artinya harus mendahulukan sholat yang punya waktu. Sedangkan Jama’ Ta’khir dibolehkan tidak tertib. Mohon penjelasannya Buya. Terimakasih.
0812 780xxxx

Jawaban
Wassalamu’alaikum.Wr.Wb.
Memang ada beberapa persyaratan dalam tata cara melakukan sholat Jama’:
Shalat Jama' taqdim ada enam syarat;

1. Niat untuk menjama', Yaitu niat untk menjama' taqdim ketika memulai sholat pertama dan dibolehkan ketika sudah melakukannya, menurut pendapat yang paling jelas, meskipun sudah mengucapkan salam.

2. Tertib, yaitu harus memulai dengan sholat pertama yang masuk waktunya. Karena waktu shalat adalah untuk shalat pertama, sedang sholat kedua hanya mengikuti dari yang pertama. Jika seseorang memulai sholat jama' dengan shalat pertama, namun kemudian diketahui shalatnya batal karena tidak melakukan syarat atau rukun maka shalat keduanya ikut batal, sebab hilangnya syarat dengan memulai yang pertama, namun sholat kedua dianggap sebagai sholat sunnah.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

3. Bersambung, yaitu berurutan dengan tidak dipisah antar dua sholat yang dijama' dengan jarak yang panjang. Karena menjama' dua sholat itu seperti satu sholat, maka diharuskan adanya kesinambungan seperti raka'at-raka'at dalam sholat, yaitu tidak dipisahkan antara rakaat dalam satu sholat. Jika dua sholat itu dipisah oleh jarak yang panjang meskipun uzur, baik itu lupa ataupun pingsan maka sholat jama' itu menjadi batal dan wajib mengakhirkan sholat kedua pada waktu yang seharusnya, karena syarat untuk menjama' telah hilang. Jika dipisah oleh azan, iqamah, atau bersuci, maka tidak batal, sebagaiman hadits yang dimuat dalam kitab shahih dari Usamah;"Bahwa ketika Nabi Saw. menjama' sholat saat berada di daerah Namirah, beliau mengumandangkan iqamah di antara dua sholat."

Bagi orang yang bertayammum boleh melakukan sholat jama' seperti halnya orang yang berwudhu, maka tidak batal jama'nya apabila dipisah dengan mencari air dalam waktu yang tidak lama. Karena mencari air itu sendiri demi kemaslahatan sholat
Tiga syarat tersebut; niat menjama' sholat, tertib dan bersambung tidak wajib pada jama' takhir.

4. Terus berada dalam perjalanan sampai melakukan takbiratul ihram pada sholat kedua, meskipun perjalanannya itu baru berhenti setelah takbiratul ikhram shalat kedua. Adapun jika perjalanan itu berhenti sebelum dimulainya sholat kedua maka tidak boleh untuk menjama' , karena hilangnya sebab.

5. Tetapnya waktu shalat pertama dengan keyakinan dapat melakukan shalat kedua.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Logo instagram.com/sriwijayapost/
Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved