Buya Menjawab

Keutamaan di Bulan Zulhijjah

Dalam bulan Zulhijjah apa yang baik dilakukan oleh seorang muslim? Mohon penjelasannya untuk pedoman kami dalam menjalan ibadah.

Editor: Bejoroy
Sripoku.com/Adelia
Ilustrasi - Bulan Dzulhijjah 2022. 

SRIPOKU.COM -- Assalamu’alaikum.Wr.Wb.
USTADZ, sebentar lagi kita bertemu dengan bulan Zulhijjah. Dalam bulan Zulhijjah apa yang baik dilakukan oleh seorang muslim? Mohon penjelasannya untuk pedoman kami dalam menjalan ibadah.

Terima kasih. 0812789xxxx

Jawaban:
Assalamu’alaikum.Wr.Wb.
Abu Laits Samarqandi dalam Kitab Tanbihul Ghafilin menjelaskan bahwa Rasulullah Saw. bersabda yang sanadnya dari Ibnu Abbas ra.: ”Tiada hari yang paling disenangi Allah dalam arena amal shaleh bagi seseorang, kecuali sepuluh hari awal (tanggal 1 s/d 10) Dzul Hijjah, sahabat bertanya: ”Sekalipun jihad fi sabilillah ya Rasul? Jawabnya: ”Sekalipun jihad fi sabilillah, kecuali jika seseorang keluar dengan keseluruhan harta miliknya dibawa, dan tidak (sedikitpun) kembali (yakni) habis hartanya dan mati syahid,“ (Abu Laits Samarqandi, Tanbihul Ghafilin ,1406 H., hlm.324)

Berikutnya dijelaskan oleh Abulaits Samarqandi dengan sanadnya dari Athaak dari Aisyah ra. katanya: “Seorang penyanyi muda, melakukan puasa setiap terbitnya bulan Dzulhijjah, ketika ditanya oleh Rasulullah Saw.: ”Kenapa kamu lakukan puasa di hari-hari ini, dan apa motifnya? Jawabnya: “Karena di hari ini, ditegakkannya syi’ar-syi’ar dan manasik haji, mudah-mudahan aku termasuk orang yang dido’akan oleh para pelakunya (Jama’ah haji yang melakukan syi’ar-syi’ar agama dan beribadah dengan manasik haji)."

Lalu Rasul Saw. bersabda: ”Puasamu setiap hari (selama sepuluh hari) berarti seimbang dengan membebaskan 100 budak, sedekah 100 onta, dan 100 kuda untuk jihad menegakkan agama Allah, dan jika (puasa) di hari tarwiyah (tanggal 8) bagimu sama dengan membebaskan 2000 budak, sedekah 2000 onta dan 2000 kuda untuk jihad menegakkan agama Allah dan jika (puasa) di hari ‘Arafah (tanggal 9) bagimu sama dengan puasa 2 tahun (yakni tahun sebelum dan sesudahnya). Dalam riwayat lain ditambahkan: ”dan puasa di hari ‘Asyuraa bagimu sama dengan puasa satu tahun.” ( Abu Laits samarqandi, Ibid)

Demikianlah semoga dimudahkan Allah dalam pelaksanaanya bagi yang meyakini keutamaannya. Aamiin. (*)

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved