Buya Menjawab

Sholat Tahiyatul Masjid Empat Rakaat

Sholat Tahiyatul masjid empat rakaat pada hari Jum’at, apa dasar hukumnya dan apa hikmahnya? Terima kasih.

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi. 

Assalamu’alaium Wr.Wb.
BUYA Sholat Tahiyatul masjid empat rakaat pada hari Jum’at, apa dasar hukumnya dan apa hikmahnya? Terima kasih.
0812x80xxxx

Jawaban:
Waalaikumussalam Wr. Wb.
Dasar hukumnya hadis Nabi Muhammad Saw. dalam Kitab IhyaUlumuddin yang disarahkan oleh Syech Abdussomad al Falimbani dalam Kita Sairussaliki halaman 243 artinya: ”Barang siapa masuk di masjid jami’ pada hari Jum’at maka sembahyang ia empat rakaat dahulu dari pada sembahyang Jum’at padahal ia membaca pada tiap-tiap itu Alhamdulillah (surah al Fatihah) sekali dan Qul Hwallahu Ahad lima puluh kali niscaya tiada mati ia hingga melihat ia akan tempat kedudukannya di dalam surga atau dilihatkan baginya”. (HR.Darulqutni).

Dalam Kitab Hidayatussalikin Susunan Syeck Abdussoman al Falimbani hlm. 121, menurut Imam al Ghazali Rahimallahuta'ala: ’Dan yang terlebih afdhal itu bahwa engkau sembahyangkan akan Tahiyatul masjid pada hari Jumat itu empat rakaat dengan satu salam, dan engkau baca tiap-tiap satu rakaat kemudian daripada al Fatihah Qul Huallahu ahad hingga akhirnya lima puluh kali.

Maka tersebut di dalam hadis Nabii Shallallahualaihiwasallam: ”Barang siapa yang berbuat akan yang demikian itu niscaya tiada mati ia hingga melihat ia akan tempat kedudukannya di dalam syurga." (*)

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved