Buya Menjawab

Ibadah di Bulan Rajab

Sholat malam Jum'at pertama di bulan Rajab sunnat mengerjakannya, dan sholat ini terus menerus dilakukan oleh ahli Baitil Maqdis...

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi. 

Assalamu’alaiykum.Wr.Wb.
BUYA ibadah apa yang baik dilakukan di bulan Rajab? Terima kasih.
0812 80xxxx

Jawaban:
Wa'alaikumussalam. Wr. Wb
Diantara ibadah yang baik dilakukan adalah; PUASA DAN SHOLAT PADA BULAN RAJAB.
Bersumber dari hadist Rasulullah Saw. yang artinya: "Tidaklah seseorang yang berpuasa hari Kamis pertama di bulan Rajab, kemudian pada malamnya (Kamis malam Jum'at) antara Maghrib dan Isya mengerjakan sholat dua belas raka'at, pada tiap-tiap dua raka'at satu salam, dan tiap-tiap raka'at membaca surah al-Fatihah satu kali, Innaa anzalnahu fii lailatil qodri tiga kali dan Qul huallahu ahad dua belas kali. Dan apabila selesai sholat itu maka mengucapkan shalawat atas Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam tujuh puluh kali: ALLAHUMMA SHOLLI 'ALAA MUHAMMADIN NABIYL UMMIY WA 'ALAA AALIHI WA SHOHBIHI WA SALLIM

Setelah membaca sholawat tersebut maka sujud, membaca di dalam sujud tersebut: Subbuhun quddusun robbul malaaikati wa rruuhi tujuh puluh kali.

Bangkit dari sujud tersebut dalam posisi duduk iftiros, maka membaca tujuh puluh kali: ROBBIGH FIRLI WAR HAM WA TAJAAWAZ 'AMMAA TA'LAMU INNAKA ANTAL A'AZZUL AKROM.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Setelah itu sujud pula dengan membaca seperti pada sujud pertama. Setelah membaca bacaan tersebut, bermohonlah dalam sujud tersebut apa hajatnya, maka Allah Swt. mengabulkan hajatnya tersebut.

Rasulullah Saw bersabda, yang artinya: "Tidaklah seseorang yang melakukan sholat ini (malam Jum'at pertama di bulan Rajab), melainkan Allah mengampuni segala dosanya walaupun seumpama buih di lautan dan sejumlah pasir di pantai, sejumlah bukit dan sejumlah daun kayu dan diberi syafa'at pada hari kiamat tujuh ratus ahli bait yakni dari isi rumahnya dari pada seseorang yang diwajibkan masuk neraka".

Imam Al Ghazali menyatakan, sholat ini sunnat mengerjakannya, dan sholat ini terus menerus dilakukan oleh ahli Baitil Maqdis tanpa dengan mudah mereka menghentikannya. (Syeh Abdus-shamad Al-Falimbani Sairus-Salikin, Darussalam Banjar Baru Kalimantan Selatan, Juz Pertama Cet.Pertama Januari Th.2010,hlm. 256-258). Di salin oleh Syarifuddin Ya’cub 23 Januari 2021. (*)

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Logo instagram.com/sriwijayapost/
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved