Buya Menjawab

Ibadah yang Sesuai Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam

Apabila ibadah kita tidak sesuai dengan perbuatan yang dilakukan Rasulullah Saw., amal ibadah kita tidak diterima Allah.SWT.

Editor: Bejoroy
Sripoku.com/Adelia
Ilustrasi berdoa 

SRIPOKU.COM -- Assalamu’alaikum.Wr.Wb.
BUYA, ada penceramah yang menjelaskan bahwa apabila ibadah kita tidak sesuai dengan perbuatan yang dilakukan Rasulullah Saw., amal ibadah kita tidak diterima Allah.SWT.

Misalnya, sesudah sholat Rasul tidak melakukan do’a bersama, Rasul tidak pernah membaca surah Yaasin untuk orang yang meninggal, dan tidak boleh beribadah berdasarkan dugaan, dll. Bagaimana menurut pendapat Buya.

Terima kasih.
0812 7109xxxx

Jawaban:
Assalamualaikum.Wr.Wb.
Agama Islam adalah agama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw untuk membimbing ummat di akhir zaman dan berfungsiRahmatan lil aalamin. Sumbernya adalah al-Quran dan sunnah (Hadis), serta ijmak dan qiyas. Oleh karena itu diperlukan pemahaman terhadap nas al-Quran dan sunnah, apabila tidak terdapat di dalam keduanya secara eksplisit (mantuqi) maka dipahami secara implisit (mafhum), jika tidak maka dicari pada Ijmak dan melalui metodologi qiyas.

Ulama Fiqh beristinbat, mengeluarkan pemahaman melalui kajian terhadap empat landasan hukum tersebut. Contohnya; Rasulullah Saw. tidak pernah selama hidup beliau mengeluarkan zakat Fitrah dengan beras. Mengapa ummat Islam di Indonesia membayar zakat Fitrah dengan beras? Karena pemahaman Ulama Syafi’i terhadap Hadis Rasulullkah Saw. yang menyatakan bahwa Rasulullah Saw. memfardlukan zakat Fitrah kepada kaum Muslimin, satu sha’ Kurma atau Gandum. Ulama syafi’i melakukan qiyas terhadap Kurma dan Gandum, illatnya “Quutul Balad” (makanan pokok yang mengenyangkan). MAKA DIQIYASKAN MAKANAN POKOK YANG MENGENYANGKAN DI PALEMBANG ADALAH BERAS, SAH ZAKAT FITRAH DENGAN BERAS. Ada yang mengelurkan zakat fitrah dengan uang, berdasarkan pemahaman Hanafiyah terhadap hadis Rasululullh saw.: ”UGHNUU... Artinya Kayakan orang miskin pada hari raya tersebut , maka menurut pemahaman UlamaHanafiyah; mengayakan mereka bukan saja dengan makanan pokok akan tetapi dengan “Qimmah”harganya, maka sah zakat Fitrah dengan uang.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Mengenai berdoa bersama setelah sholat; Rasulullah Saw bersabda: WALAA YA’UMMU ‘ABDUN QOUMAN FAYAKHUSSU NAFSAHU BIDA’WATIN DUUNAHUM FAIN FA’ALA FAQOD KHOONAHUM. Artinya: "Janganlah seorang yang menjadi Imam (shalat) suatu kumpulan orang, mengkhususkan do'a untuk dirinya sendiri tanpa mengikutkan mereka (jama'ah), maka jika dia lakukan demikian, sebenarnya dia telah berkhianat kepada mereka." (HR.Abu Daud dan At Tirmizi)

Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Daud dan at-Tirmizi dan kata At-tirmizi hadits ini adalah Hasan.

Untuk doa-doa lain juga, imam tidak boleh mengkhususkan buat dirinya saja, akan tetapi menyertakan jama'ahnya di dalam setiap doa. Makruh hukumnya apabila tidak mengikutkan jama'ah , begitu menurut pendapat Imam Ghazali di dalam kitab Ihya' Ulumiddin, dan demikian pula pendapat Imam Nawawi di dalam kitab Al-Azkar.

Mengenai membaca surah Yaasiin ketika Ta’ziyah supaya do’a untuk almarhum, diijaba Allah Swt. karena menurut Rasulullah Saw. do’a akan segera diijaba Allah apabila setelah khotam Al-Quran. Membaca surah Yaasin sama dengan sepuluh kali khotam Al-Quran.

Rasulullah saw. bersabda: "Bahwasanya bagi tiap-tiap sesuatu ada hati, dan hati al-Quran itu Yaasiin. Dan barang siapa membacanya sekali niscaya ditulis Allah swt. baginya sama dengan membaca al-Quran sepuluh kali". (HR. At Tarmizi, Ad Daromi, dho'f, Faidlul qadir, bab al- mim)

"Siapa yang membaca Yaasiin karena berkehendak ridla Allah swt. niscaya diampuni baginya dosa-dosanya yang lalu, maka baca olehmu Yaasiin pada mayat kamu". (HR.Al-Baihaqi, shahih. Faidul qadir. bab al- mim-Al-Baihaqi melalui Ma'qal ibnu Yasar)

Dari keterangan di atas dapat dipahami bahwa apa yang dilakukan oleh ummat Islam ada landasan hukumnya dan tidak menyimpang dari alur agama yang diridhai oleh Allah SWT. Semoga ummat Islam menjadi ummat yang cerdas dan cermat. Aamien. (*)

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Logo instagram.com/sriwijayapost/
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved