Virus Corona di Sumsel

Situasi Terkini di RSMH Palembang, Sudah Ada Ratusan Pasien Covid-19 yang Sedang Dirawat

Pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang kini semakin meningkat, setidaknya dalam beberapa pekan terakhir.

Penulis: Oki Pramadani | Editor: Refly Permana
Handout
Swab tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Mohammad Hoesin atau RSMH Palembang positif Covid-19, Rabu (10/2/2022). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Oki

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang kini semakin meningkat.

"Dari data satu minggu yang lalu hanya 88 orang vasien Covid-19 yang dirawat di RSMH Palembang, kini bertambah menjadi 144 pasien Covid-19 yang dirawat," ungkap Humas RSMH Palembang, Suhaimi Selasa (1/3/2022).

Ia menjelaskan, pasien Covid-19 yang dirawat di RSMH Palembang terus bertambah setiap hari.

Menurutnya, dari satu minggu yang lalu, setiap harinya bertambah, kadang bertambah 5 kadang bertambah 10 setiap harinnya yang dirawat di RSMH Palembang.

"Sedangkan BOR di RSMH Palembang kini terisi sebanyak 80 persen dari dari 180 yang disediakan," jelasnya.

Sedangkan untuk vasien yang terdeteksi varian Omicron, Suhaimi, mengungkapkan dari 180 pasien Covid-29 yang dirawat di RSMH, semuanya belum dapat dipastikan apakah diantara mereka ada yang terdektesi Omicron atau tidak.

"Kita belum mengetahui ada yang Omicron atau tidak, sebab masih harus mengirimkan sampel terlih dahulu ke Jakarta," terangnya.

Sebelumnya, pandemi Covid-19 di Palembang kembali meningkat.

Hal ini membuat pemakaman khusus pasien Covid-19, yang berada di TPU Gandus Hill, kembali bertambah.

Padahal sejak tiga bulan terakhir petugas yang menjadi tukang penguburan pemakaman khusus Covid-19 di TPU gandus tidak lagi melakukan aktifitas penguburan jenazah Covid-19.

"Namun seminggu terakhir ada tiga kuburan yang bertambah," jelas Irawan yang merupakan tukang gali kubur khusus makam Covid-19 di TPU Gandus Hill, Senin (28/2/2022).

Artinya dengan bertambahnya tiga makam baru yang ia kubur seminggu terakhir, kini total seluruh makan penderita Covid-19 yang berad di TPU Gangdus Hill sebanyak 690 menurut catatannya.

Ia menjelaskan, meskipun dirinya tidak dapat memastikan ketiga orang tersebut yang tertular varian omicron atau bukan, namun ketika orang tersebut dikubur di TPU khusus Covid-19 di Gandus, pasti orang yang meninggal dunia dengan Covid-19.

"Saya tidak tahu mereka itu omicron atau bukan, akan tetapi kalau dikubur disini biasanya orang covid, karena kalau tidak terkena Covid-19 tidak akan dikubur disini," ucapnya saat dijumpai sedang membersihkan area sekitar TPU.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved