Virus Corona di Sumsel

Situasi Terkini Wisma Atlet Palembang 23 Februari, Didominasi Mahasiswa Ratusan Orang Diisolasi

Situasi terkimi Wisma Atlet Jakabaring yang menjadi Rumah Sehat Covid-19.

Editor: Refly Permana
Tribunsumsel.com/linda
Suasana di rumah sehat Covid-19 yang ada di Wisma Atlet Jakabaring Sport City, Rabu (23/2/2022) 

Penulis: Linda

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebelumnya rumah sehat Covid-19 yang ada di Wisma Atlet Jakabaring Sport City hanya dibuka satu tower yaitu tower 7, dengan kapasitas 100 tempat tidur. 

Namun karena semakin banyaknya penambahan kasus Covid-19 maka satu tower telah penuh dan sudah dibuka kembali satu tower lagi, yaitu tower 6 dengan kapasitas 100 tempat tidur.

"Untuk total yang di rawat di Rumah Sehat Jakabaring sebanyak 107 orang, dengan rincian 79 orang laki-laki, 28 orang perempuan," kata Sekretaris Dinkes Provinsi Sumsel dr Trisnawarman MKes, SpKKLP, Rabu (23/2/2022).

Menurutnya, dari 107 orang ini rinciannya, ada PNS sebanyak empat orang, Karyawan Swasta 60 orang, Wiraswasta sebanyak tiga orang, ibu rumah tangga satu orang, Mahasiswa/pelajar 21 orang, nakes satu orang , buruh satu orang, pensiunan satu orang dan belum bekerja empat orang.

Lalu yang terbaru sembilan orang dari perusahaan. 

"Ke 107 orang ini ditempatkan di tower 7 sebanyak 85 orang dan di tower 6 sebanyak 22 orang.

Secara keseluruhan dari 2021 sampai sekarang Sebanyak 969 orang pernah di rawat di Rumah Sehat, sedangkan kalau dari 2022 sebanyak 118 orang," katanya.

Trisnawarman mengatakan, bahwa isolasi mandiri terpusat ini untuk pelaku perjalanan dan membantu Kabupaten/Kota sekitar.

Sesuai dengan imbaun Gubernur Sumsel,  Kabupaten/Kota juga diimbau agar menyiapkan tempat isolasi terpusat juga seperti Palembang, Banyuasin, Prabumulih dan lain-lain untuk menunjang jika terjadi lonjakan Covid-19. 

"Sebab untuk gejala Covid-19 ini umumnya diawali tanpa gejala dan gejala ringan.

Kalau mereka isolasi mandiri di rumah dan tidak terpantau maka menyebabkan risiko, bisa saja ada yang komorbid dan lain-lain," katanya

Dengan masih meningkatnya kasus Covid-19 di Sumsel ia mengimbau kepada masyarakat, tetap jaga protokol kesehatan, pakai masker, rajin cuci tanggan dengan sabun dan jaga jarak.

Kalau sakit jangan kontak dengan yang lain, segera berobat agar bisa ditangani dengan baik.

Sedangkan PIC Rumah Isolasi di Wisma Atlet Jakabaring H M Bahori S Kep menambahkan, untuk yang dirawat di sini rata-rata gejala ringan seperti batuk dan flue.

"Biasanya mereka dirawat selama 10 hari di sini. Kegiatan sehari-hari mereka seperti olahraga, dan dipantau  kesehatannya," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved