Virus Corona di Sumsel

Sebaran Virus Corona Varian Omicron di Sumsel, Dinas Kesehatan Tunggu Hasil Sampel

Dinas Kesehatan Sumsel menyatakan lima orang di Sumatera Selatan (Sumsel) terpapar Virus Corona varian Omicron.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Refly Permana
sripoku.com/hafiz
Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel , dr H Trisnawarman MKes SpKKLP. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dinas Kesehatan Sumsel menyatakan lima orang di Sumatera Selatan (Sumsel) terpapar Virus Corona varian Omicron setelah dilakukan pemeriksaan sampel pada Selasa (11/1/2022) lalu. 

"Ya artinya masih itu sementara baru diberitakan tadilah. Sambil kita menunggu hasil Litbangkes. Kita kan mengirim sampel jadi kita tunggu juga hasilnya," ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Sumsel, dr H Trisnawarman MKes SpKKLPn kepada Sripoku.com di sela-sela acara Donor Cinta Sriwijaya dengan tema Selamatkan Jiwa Lewat Donor Darah di RSUD Siti Fatimah Az Zahra Provinsi Sumsel, Senin (14/2/2022).

Menurut Trisnawarman, yang dikenal juga sebagai Penanggung Jawab Rumah Sehat Wisma Atlet Jakabaring Palembang, untuk tracing sesuai kasusnya ada berapa, mentracing yang kontak erat. 

"Kalau jumlahnya kita gak update sekarang. Yang penting kalau ada satu yang positif, paling tidak ada orang 20 minimal yang kontak erat di sekitarnya," terangnya. 

dr Trisnawarman yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh menjelaskan terkait varian Omicron ini dari pakar ahli WHO menyebutkan tidak separah tipe Delta.

Jika Delta menyebabkan sesak napas karena kekurangan oksigen, sedangkan varian Omicron ini menularnya sangat cepat.

Tapi kasusnya kalau pasien varian Omicron saat ini rata-rata mengalami gejalanya batuk, pilek, sakit tenggorokan, kemudian meriang dan sakit-sakit semua badan. 

"Kita tidak bisa mengatakan tingkat bahayanya cuma tetap kita anggap Covid-19 berbahaya.

Tapi kalau lihat beberapa saat ini tingkat kematiannya Omicron ini tidak seperti Delta. Tetapi jangan kita anggap tidak bahaya. Harus Prokes, tetap jaga jarak dan juga lakukan vaksin untuk imunity dan jaga kesehatan tubuh dengan gizi yang seimbang dan lain sebagainya," kata Trisnawarman. 

Dokter asli wong Palembang, kelahiran 9 September 1966 mengingatkan meski Omicron ini terbilang tidak separah varian Delta, tetapi jangan dianggap tidak parah.

Karena untuk orang-orang yang comorbit (memiliki penyakit bawaan) bisa akan menjadi parah Omicron ini. 

Trisnawarman juga mengajak masyarakat untuk mengenali sakit biasa akibat musim pancaroba dengan gejala terserang Omicron. 

"Kalau kita ingin memastikan itu Covid-19 varian Omicron atau bukan, bila menderita batu pilek atau demam di era pancaroba ini lakukan istirahat, meminum vitamin dan obat sesuai dengan keluhannya, dan juga mengkonsumsi gizi yang cukup.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Dra Lesty Nurainy Apt MKes mengatakan, sebaran Omicron di Sumsel sejauh ini ditemukan di dua wilayah.

Adapun rinciannya yakni empat orang berasal dari Palembang dan satu orang di Kabupaten Banyuasin.

Namun, Lesty mengklaim lima orang tersebut telah dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan.

"Penemuan lima kasus ini dari sampel yang kita kirim pada 11 Januari kemarin. Memang untuk pemeriksaannya paling tidak membutuhkan waktu dua pekan, karena harus melewati tahapan, seperti pemeriksaan S Gene Target Failure (SGTF) yang dilakukan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang," kata Lesty. 

Lesty menjelaskan, lambannya pemeriksaan kasus varian Omicron, karena untuk melakukan penelusuran atau tracing kepada orang yang masuk dalam kontak erat dengan pasien tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan SGTF di Palembang, sampel pasien tersebut nantinya akan di teliti ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan di Jakarta untuk menjalani tes whole genome sequencing (WGS).

"Jadi, lima orang yang terpapar Omicron tersebut saat ini sudah dinyatakan sembuh," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved