Virus Corona di Sumsel

Update Virus Corona di Sumsel, RSMH Palembang Tambah 26 Bed Khusus Pasien Covid-19

RSMH Palembang menambah 26 bed khusus pasien Covid-19. Saat ini, bed khusus untuk pasien Covid-19 sudah berjumlah 59.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Refly Permana
handout/sripoku.com
RSMH Palembang menggelar tes swab massal tenaga kesehatan, Rabu (9/2/2022). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Melonjaknya jumlah pasien Covid-19 terhitung sejak tiga hari terakhir membuat Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin atau RSMH Palembang menambah 26 bed khusus pasien Covid-19.

"Tiga hari yang lalu mulai mengalami penambahan sebanyak 26 tempat tidur. Dari 33 menjadi 59 bed," ungkap Humas RSMH Palembang, Akhmad Suhaimi SSos MSi, Rabu (9/2/2022). 

Dikatakannya, jika pada bulan Januari 2022 ini pasien yang dirawat masih kisaran 5-6 pasien. Namun, memasuki bulan Februari 2022 meningkat menjadi 30-an pasien. 

"Keterisian tempat tidur pasien Covid-19 atau BOR awalnya 33 sampai di akhir Januari 2022. Di Januari kita merawat 5 hingga 6 pasien.

Di bulan Februari cukup terjadi peningkatan. Dari 11 pasien terus naik ke17. Hari ini sudah 37 pasien.

Jadi dari 33 tempat tidur kita menambah 26 bed menjadi 59 bed. Dan keterisian pasien saat ini ada 37 pasien," kata Suhaimi

Melihat tren, kemungkinan akan meningkat terus jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSMH Palembang seperti pada saat ini tercatat dirawat 37 pasien, sehingga RSMH Palembang tentunya bakal menambah ketersediaan tempat tidur. 

"Dari awalnya 12, terus 17. Hari ini 37 pasien. Kalau ini terus mengalami peningkatan. Ya sudah pasti kalau beberapa hari ini terus mengalami peningkatan pasien Covid-19, kita akan tambah tersedianya bed," katanya. 

Terkait tren peningkatan jumlah pasien Covid-19, Suhaimi menyampaikan saran agar tetap melaksakan Prokes, seperti mengenakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, menjaga pola hidup bersih dan sehat (sehat), serta berolahraga. 

"Jangan panik agar imun kita tetap. Kita kan sudah berpengalaman selama dua tahun ini dengan Covid-19 (2020-2021)," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved