Satu Warga Sumsel Positif Omicron

Hanya Dalam Waktu 15 Hari, 432 Warga Sumsel Terpapar Covid-19, Ini Kata Wagub Sumsel Mawardi Yahya

Hal itu seiring dengan meningkatnya jumlah warga yang terpapar covid-19 secara nasional.

Penulis: Oki Pramadani | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/OKI PRAMADANI
Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya, mengingatkan agar warga mematuhi protokol kesehatan agar penyebaran covid-19 tidak makin parah, Sabtu (5/2/2022). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kasus tertularnya virus covid-19 kembali bertambah di Provinsi Sumatera Selatan.

Hal itu seiring dengan meningkatnya jumlah warga yang terpapar covid-19 secara nasional.

Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Mawardi Yahya mengatakan, hampir 15 hari ini ada peningkatan yang cukup bahak terhadap pasien yang tertular covid-19.

"Dalam kurun waktu itu, yang tertular covid-19 sebanyak 432 jiwa," jelasnya, Sabtu (5/2/2022).

Sedangkan untuk yang dirawat di rumah sakit sebanyak 37 orang, sementara yang isolasi di wisma atlit itu berjumlah 4 orang dan sisanya isolasi mandiri.

Dengan peningkatan kasus tersebut, Mawardi mengatakan, agar jangan sampai ada peningkatan kembali kasus tertular virus Covid-19.

Baca juga: BREAKING NEWS : Satu Warga Sumsel Dinyatakan Positif Omicron, Tidak Ganas Tapi Cepat Menular

"Karena dengan meningkatnya Covid-19 diwilayah Sumsul khususnya akan mempengaruhi banyak sektor di masyarakat termasuk proses belajar mengajar yang terganggu dan berpengaruh juga terhadap ekonomi," jelas Mawardi.

"Kita akan berkoordinasi kepada semua unsur agar penularan Covid-19 tidak semakin parah," tambahnya.

Ia mengharapkan, agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan normal, namun hal itu harus diiringi dengan penerapan protokol kesehatan semakin diperketat.

"Kebijakannya ialah dengan lebih memperketat protokol kesehatan," ucapnya.

Sebab, varian baru jenis Omicron ini sangatlah lebih mudah menyebar dibandingkan dengan varian sebelumnya.

Namun walaupun lebih muda menyebar, untuk gejala pada penderita omicron lebih ringan dan resiko lebih rendah.

"Kita tetap harus waspada terhadap penyebaran Omicron," ucapnya.

Lebih lanjut, Mawardi menjelaskan, belum akan menerapkan PPKM di wilayah Sumsel, namun haruslah tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.

"Kita masih memantau, akan tetapi protokol kesahatan harus lebih diperketat lagi," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved