Mahasiswi Dirudapaksa Residivis

Mahasiswi Dirudapksa Residivis di Baturaja Minta Bantuan Tetangga Via WA, Namun tak Ada yang Datang

Diduga resedivis kambuhan kembali beraksi, pelaku mengancam dengan pistol  dan melakukan perampokan dan pemerkosaan terhadap korban inisal D

Penulis: Leni Juwita | Editor: Odi Aria
SRIPOKU.COM/ANTON AGUSTINO
Ilustrasi wanita diperkosa 

Kemudian setelah menerima uang dari korban, pelaku sempat minum air putih 2 gelas dan sempat merokok sebanyak 3 batang, selanjutnya pelaku keluar rumah melewati pintu belakang dan kabur ke arah hutan belakang rumah korban.

 

 

Kebetulan rumah kontrakan  korban posisinya paling ujung dan  dekat hutan di Kecamatan Baturaja Timur.

 

Menurut penuturuan ibu korban, ia sudah meminta bantuan kepada para tetangga dan orang-orang yang dikenal melalui pesan WhatsApp.

 

Namun pada saat kejadian belum ada bantuan datang.

“Saat kejadian  saya   sudah telepon tetanggo dan wong yang dikenal, tapi belum ado bantuan datang," kata ibunda korban dengan nada sedih, Senin (31/1/2022).

 

Ibu dan anak ini memang baru 1 minggu tinggal di rumah kontrakan mereka di wilayah administrasi Kecamatan  Baturaja Timur.

 

Sebelumnya tinggal di wilayah Kecamatan Baturaja Barat selama 16 tahun. Korban hanya tinggal berdua saja dengan ibundanya.

 

Posisi rumah kontrakan memang berada paling ujung dan dekat dengan hutan sehingga dimungkinkan pelaku leluasa beraksi karena tempatnya sepi.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved