Buya Menjawab

Bagaimana Jika Imam Banci

Dalam hukum Islam bahwa Pria dan wanita yang dilahirkan normal jenis kelaminnya dilarang mengubah kelaminnya tanpa alasan yang dibenarkan.

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/Anton
Ilustrasi - Sholat Berjamaah. 

SRIPOKU.COM -- Buya, di dalam buku Fiqih untuk kelas II Madrasah Ibtidaiyah sesuai Kurikulum 2008 Penerbit Yudhistira Cetakan Pertama th 2010 halaman 82 tertulis : Orang yang boleh dijadikan imam , yaitu sebagai berikut. ... 3. Banci, apabila seluruh makmumnya perempuan.

Orang yang tidak boleh dijadikan imam, yaitu sebagai berikut. ...3.Banci, apabila makmumnya juga banci.

Bagaimana hukumnya menurut Islam Buya. Mohon penjelasan.Terimakasih.0812 780 xxxx

BUYA MENJAWAB: Assalamu’alaikum.Wr.Wb.

Dalam hukum Islam bahwa Pria dan wanita yang dilahirkan normal jenis kelaminnya dilarang mengubah kelaminnya tanpa alasan yang dibenarkan.

Wanita dan laki-laki yang normal jenis kelaminnya dilarang bertingkah dan berpakaian menyerupai jenis kelamin yang berlawanan yaitu pria berpakaian dan bertingkah laku menyerupai wanita atau sebaliknya, ini yang dinamakan dengan istilah “banci” psikisnya tidak normal .

Rasul Saw bersabda: Artinya:”Allah mengutuk pria-pria yang menyerupai wanita-wanita dan wanita-wanita yang menyerupai pria.”(Al-Suyuti,Al-Jami’ al-Shaghir,vol.II, Mustafa al-Babi al-Halabi wa auladuh, 1954, hlm. 124)

Banci yang tersebut di atas dilarang menjadi imam, karena moralitas/ akhlaqnya yang menyerupai lain jenisnya itu dikutuk oleh Allah Swt.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Apabila seseorang yang lahir tidak normal, yaitu memiliki kelamin ganda penis dan vagina, (banci alami), maka untuk memperjelas identitasnya, dibolehkan melakukan operasi penyempurnaan jenis kelaminnya sesuai jenis kelamin yang potensial. Misalnya seseorang yang mempunyai dua alat kelamin yang berlawanan, yakni penis dan vagina, dan disamping itu menurut tim dokter dia memiliki rahim dan ovarium yang merupakan ciri khas utama untuk jenis kelamin wanita, maka ia boleh melakukan operasi penyempurnaan jenis kelamin wanitanya. Begitu pula sebaliknya jika ternyata menurut hasil tim dokter seseorang yang memiliki kelamin ganda tersebut, ternyata mempunya buah zakar (testis) artinya jenis kelaminnya dominan laki-laki, maka dibolehkan melakukan penyempurnaan jenis kelaminnya dengan melakukan penutupan terhadap vaginanya dan menyempurnakan penisnya untuk memperjelas status kelaminnya sebagai laki-laki. Dalil syar’i yang membolehkan operasi yang bersifat memperbaiki/menyempurnakan organ kelamin diantaranya; LI JALBI AL MASHLA HATI WA DAF’I AL MAFSADATI Artinya: “Untuk mengusahakan kemaslahatannya dan menghilangkan kemudratannya.”

Apabila sudah sempurna seperti tersebut maka dia dapat menjadi imam sholat dengan syarat-syarat yang sudah disebutkan di dalam Fiqh. Wanita dibolehkan menjadi imam apabila seluruh makmumnya perempuan. Dan Laki-laki boleh menjadi imam apabila makmumnya laki-laki dan perempuan .

Banci alami (yang potensinya perempuan karena memiliki rahim dan ovarium) dibolehkan menjadi imam apabila seluruh makmumnya perempuan, dan tidak dibolehkan menjadi imam apabila seluruh makmumnya banci, yang terdiri dari; banci alami yang mempunyai testes dan banci alami yang mempunyai rahim dan ovarium, serta banci yang laki-laki menyerupai perempuan pakaian dan tingkah lakunya.

Demikian penjelasan buya dalam perspektif hukum Islam.Terimakasih.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Logo instagram.com/sriwijayapost/
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved