Update Virus Corona di Lubuklinggau Pasca Momen Natal dan Tahun Baru 2022, Terakhir Ada Dua Pasien
Sejak dua bulan terakhir, Dinas Kesehatan Lubuklinggau mengklaim nihil kasus Virus Corona di Lubuklinggau.
Penulis: Eko
SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Sejak dua bulan terakhir, Dinas Kesehatan Lubuklinggau mengklaim nihil kasus Virus Corona di Lubuklinggau.
Kadinkes Lubuklinggau, Cikwi, menyampaikan dua kasus saat itu telah sembuh, satu merupakan warga Lubuklinggau Utara dan satunya warga KTP Lubuklinggau tapi tidak tinggal di Linggau.
"Terakhir dua kasus itulah tapi yang satunya bukan warga Lubuklinggau, keduanya sudah lama sembuh sampai sekarang nihil kasus," ungkapnya pada wartawan, Rabu (12/7/2022).
Cikwi pun menyampaikan pasca adanya libur akhir tahun 2021 lalu sampai sejauh ini belum ada laporan lagi, mengingat kasus baru baru akan diketahui dua minggu kemudian.
"Karena ada prosesnya (terinfeksi Covid), termasuk Omicron juga sudah diantisipasi, antisipasi dengan cara mempercepat proses vaksinasi Covid-19 di Lubuklinggau saat ini," paparnya.
Sedangkan untuk capaian vaksinasi Covid-19 di Lubuklinggau secara umum untuk dosis 1 sudah tembus angka 75 persen.
Bahkan, untuk tingkat Sumsel beberapa waktu lalu, Lubuklinggau sempat menduduki peringkat keempat.
"Sementara saat ini capaian vaksinasi Covid-19 bagi lansia di Kota Lubuklinggau baru tercapai 54,6 persen dari target yang ditetapkan yakni 60 persen," ungkapnya.
Sementara, Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe menyampaikan lambannya capaian vaksinasi untuk lansia ini karena berbagai faktor.
Salah satunya banyak lansia di Lubuklinggau ada penyakit komorbit.
"Kemudian ada yang tidak bisa bergerak sama sekali, karena di rumah saja, dan terakhir ada yang kesulitan masalah transportasi," kata Nanan pada wartawan, Rabu (12/1/2022).
Nanan menyampaikan, telah meminta seluruh RT untuk memfasilitasi para lansia yang bisa di vaksin datang ke pusat layanan vaksinasi yang tersedia di lingkungannya masing-masing.
"Karena kita punya 10 puskemas, kalau door to door pasti akan dilakukan tapi tidak saat ini, karena sekarang kita berupaya mencapai 60 persen dulu baru yang lainnya," ujarnya.
Nanan menjelaskan bukannya selama ini tidak pernah dilakukan door to door seperti daerah lain, tapi itu sudah pernah dilakukan beberapa waktu lalu, hasilnya capaian vaksin umum dosis satu sudah 75 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/lumpuh-usai-vaksinasi-covid-19.jpg)