Breaking News:

Selfie di Tempat Pemakaman Umum

Belakangan ini ada tren jika ada pesohor/selebriti yang meninggal banyak orang selfie di makamnya/nisannya baik saat pemakaman atau ziarah.

Editor: Bejoroy
sripoku.com/odi
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM -- Assalamu’alaikum.Wr.Wb.
BUYA, belakangan ini ada tren jika ada pesohor/selebriti yang meninggal banyak orang selfie di makamnya/nisannya baik saat pemakaman atau ziarah.

Bagaimana menurut pandangan Islam soal itu?

Terima kasih 08134654xxxx

Jawaban:
Wa’alaikumussalam.Wr.Wb.
Mengiringi/mengantar jenazah ke kubur adalah sunnah Rasulullah Saw. bahkan jika ikut mensholatkan dan ikut mengantar ke pemakaman, memperoleh “qiroton” (pahala sebesar bukit Uhud), begitu juga ziarah untuk mendoakan dan memohonkan ampun almarhum/almarhumah yang diziarahi adalah sunnah Rasulullah Saw.

Dalam salah satu hadist Rasulullah Saw. menyatakan; Dari Anas sesungguhnya dia berkata; "Rasulullah saw bersabda: "Barang siapa memasuki area pekuburan, maka membaca surat Yaasin (dan menghadiahkan pahalanya untuk orang–orang mati) pada saat itu juga Allah swt. meringankan (siksa) mereka, dan bagi orang membaca mendapat pahala sebanyak kebaikan yang dihadiahkanya kepada orang-orang yang mati. Maka bacakanlah surat Yaasin untuk orang-orang yang telah mati diantara kamu." (HR. Ahmad, Abu Daud, Ibnu Hibban dan Hakim dari Ma'qal bin Yasar, H. Hasan)

Mengenai selfie, mengambil gambar setelah mendoakan almarhum untuk mengenang almarhum sekaligus dijadikan I’tibar, bahwa pada saatnya kita pun akan diantar juga ke pemakaman seperti yang ada di dalam gambar tersebut. Jika niatnya demikian hukumnya mubah/dibolehkan. Tetapi jika hanya sekedar datang untuk selfie tanpa mendoakan adalah suatu perbuatan yang sia-sia dan makruh. Demikian jawaban pertanyaan Bapak. (*)

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved