Breaking News:

Berita Palembang

Kusut UMP Sumsel Tidak Naik, Maaf Nak Gaji Bapakmu Dipotong 50 Persen

"Kalau gubernur cinta terhadap rakyat nya kaum buruh pasti bisa merubah surat keputusan tidak naiknya UMP Sumsel," kata Untung dari perwakilan KSPSI

Editor: Odi Aria
Tribunsumsel.com/Linda Trisnawati
Ratusan buruh melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (30/11/2021). 

Penulis : Linda Trisnawati

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -Ratusan buruh melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (30/11/2021).

Kehadiran para buruh ke kantor Gubernu Sumsel ini menuntut adanya kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022.

Para buruh yang melakukan aksi ini dari berbagai serikat buruh seperti KSPSI, NIBA SPSI, FARKES SPSI, KEP SPSI, PPMI SPSI dan lain-lain.

"Kalau gubernur cinta terhadap rakyat nya kaum buruh pasti bisa merubah surat keputusan tidak naiknya UMP Sumsel," kata Untung dari perwakilan KSPSI saat berorasi di Kantor Gubernur Sumsel.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut para massa membawa beragam spanduk bertuliskan keresahan mereka.

Seperti 'Maaf Nak Bukan Susumu yang Didiskon 50 persen, Tapi Gaji Bapakmu yang Dipotong 50 persen'

Ada juga spanduk bertuliskan Kusut UMP Sumsel tidak naik.

Serta beragam keluhan para buruh lainnya.

Dalam aksi ini juga hadir ratusan ibu-ibu yang turut melakukan aksi.

Halaman
1234
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved