Breaking News:

Terjerat Kasus Korupsi Dana Desa, JPU Tuntut Mantan Kades Sugi Waras Hukuman 5 Tahun Penjara.

JPU Kejari Empat Lawang menuntut terdakwa Nasponi(49) hukuman 5 tahun penjara. mantan Kades Sugi waras ini terjerat kasus korupsi dana desa

Penulis: Chairul Nisyah | Editor: Azwir Ahmad
Sripoku.com/ Chairul Nisyah
Sidang tuntutan kasus dugaan korupsi dana desa oleh oknum kades, Nasponi di gelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Kamis (25/11/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sidang kasus dugaan korupsi Dana Desa Sugi Waras, Kabupaten Empat Lawang yang menyeret oknum mantan Kepala Desa Sugi Waras bernama Nasponi (49) kembali digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Kamis (25/11/2021).

Pada sidang kali ini JPU Kejari Empat Lawang Iwan Setiadi menuntut  terdakwa Nasponi  dengan hukuman 5 tahun penjara.

Dalam amar tuntutannya JPU menyatakan terdakwa Nasponi melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU RI No. 31 tentang tindak pidana korupsi.

"Menuntut terdakwa dengan tuntutan 5 tahun penjara, denda 500 juta, dengan subsidair 2 bulan. Serta menuntut terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp. 682.000.000, yang mana jika dalam satu bulan tidak dibayar, diganti dengan hukuman 2 tahun  penjara," ujar JPU.

Atas tuntutan tersebut, melalui tim kuasa hukum dari Posbakum PN Palembang, Daud Dahlan SH MH dan Romaita SH mengatakan pihaknya akan menyiapkan nota pembelaan.

"Kami akan meminta salinan tuntutan, setelahnya akan kami siapkan nota pembelaan. Yang akan kita bacakan diagenda sidang selanjutnya," jelas Daud.

Ditemui awak media di luar ruang sidang, JPU Iwan Setiadi mengatakan adapun hal yang memberatkan dari tuntutan hukuman pada terdakwa diantaranya, adalah terdakwa Nasponi belum mengembalikan kerugian negara.

Serta perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi.

Dalam dakwaan JPU Kejari Empat Lawang dijelaskan selaku koordinator pelaksana teknis pengelola keuangan desa atau PTPKD, dianggap merupakan perbuatan melawan hukum. Dengan tidak menjalankan sebagaimana aturan dana desa atau DD. 

Bahwa akibat perbuatannya sebagai Kepala Desa Sugih Waras, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, selaku pengelola alokasi dana desa atau ADD tahun anggaran 2017 dan 2018, untuk menguntungkan diri sendiri. 

Diketahui di tahun 2017 Desa Sugih Waras mendapatkan kucuran dana desa atau DD Rp 789.800.000.

Dan di tahun 2018 Desa Sugih Waras mendapat kucuran dana desa Rp 1.129.095.000. 

Dalam rinciannya tiap tahun dana ini diperuntukan bagi kegiatan pembangunan saran dan prasarana seperti, proyek jalan, proyek embung, pembangunan lapangan volly, proyek tangga pemandian. 

Lalu kegiatan pembangunan potensi ekonomi seperti, usaha budidaya Ikan Nila, usaha ternak kambing dan usaha bengkel motor. 

Kemudian kegiatan usaha bidang pembinaan masyarakat seperti, bantuan insentif guru taman pendidikan keagamaan, pengadaan alat olah raga, bantuan alat kesenian rebana kucuran biaya Bumdes dan sebagainya. 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved