Breaking News:

Sebut Tak Ada Kerugian Negara, Mantan Kepsek Minta 'Diskon', Kasus Dana BOS di SMAN 13 Palembang

Terdakwa kasus dugaan korupsi dana BOS di SMAN 13 Palembang, Zainab, kembali jalani sidang dengan agenda pembancaan nota pembelaan.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/nisyah
Zainab saat sidang dana BOS di SMAN 13 Palembang dengan agenda pembelaan. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terdakwa kasus dugaan korupsi dana BOS di SMAN 13 Palembang, Zainab, kembali jalani sidang dengan agenda pembancaan nota pembelaan terdakwa atau pledoi.

Sidang digelar secara tatap muka dihadapan mejelis hakim yang diketuai oleh Sahlan Effendi SH MH, di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang, Selasa (23/11/2021).

Pada pembelaannya, Zainab diwakili oleh kuasa hukumnya Crishandoyo SH MH membacakan nota pembelaan tertulis dihadapan majelis hakim.

Dalam nota pembelaanya, Zainab meminta majelis hakim untuk mengurangi masa hukumannya.

Yang mana terdakwa Zainab meminta dirinya dihukum hanya 1 tahun penjara.

"Meminta agar majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun pada terdakwa.

Karena dalam fakta persidangan, terdakwa terbukti melanggar Pasal 3 Jo pasal 18 UU RI nomor 31 tentang Tipikor sebagaimana dakwaan subsider," ujar kuasa hukum terdakwa saat bacakan nota pembelaannya dalam sidang.

Crishandoyo mengatakan dalam kewenangannya, Zainab selaku Kepala Sekolah SMA 13 Palembang tidak pernah bermaksud untuk menguntungkan diri sendiri ataupun korporasi.

"Hanya saja ada kealpaan klien kami dalam hal menerima uang fee dari penjualan buku, namun pada akhirnya uang fee yang dimaksudkan nyatanya digunakan untuk kegiatan sekolah," jelasnya.

Maka pihaknya berpendapat dalam hal ini tidak ada hal yang menyebabkan kerugian pada negara.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved