Virus Corona di Sumsel

Vaksinasi Covid-19 di Sumsel Lampaui Separuh Target, Dinkes Minta Warga Segera Mendaftar Vaksinasi

Hingga kini program vaksinasi terus digencarkan dengan menggandeng berbagai institusi pemerintah, swasta maupun dengan mekanisme vaksin gotong royong.

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Sudarwan
Sripoku.com/Syahrul Hidayat
VAKSINASI DISABILITAS --- Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk penyandang disabilitas di Sentra Layanan Vaksin OPI Mall, Jakabaring, Selasa (2/11/2021). Sebanyak 75 disabilitas Palembang ini selain divaksin juga mendapatkan bingkisan dari Kapolda Sumsel. 

SRIPOKU.COM - Capaian vaksinasi di Sumsel tercatat berada di separuh target atau 50.62 persen dari target yang ditetapkan oleh pemerintah.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel pada 18 November 2021, 3,1 juta penduduk Sumsel telah menjalani penyuntikan vaksin dosis pertama dari target sasaran 6,3 juta penduduk.

Sementara penyuntikan vaksin dosis kedua telah mencapai 1,8 juta penduduk.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy, mengatakan hingga kini program vaksinasi terus digencarkan dengan menggandeng berbagai institusi pemerintah, swasta maupun dengan mekanisme vaksin gotong royong.

Hal tersebut bertujuan untuk mengejar target kekebalan kelompok (herd immunity) di awal tahun depan.

"Kami imbau warga yang belum vaksin untuk segera mendaftar karena selain protokol kesehatan yang ketat, kekebalan tubuh bisa didapat dari vaksinasi," katanya, Jumat (19/11/2021).

Adapun daerah yang memiliki capaian vaksinasi tertinggi di Sumsel yaitu kota Palembang dengan 72,41 persen untuk dosis pertama dan 53,22 persen pada dosis berikutnya.

Selain itu, ada enam daerah lain yang telah mencapai vaksinasi dosis pertama di atas 50 persen yaitu Prabumulih, Lubuklinggau, Pagaralam, Ogan Komering Ulu, Musi Banyuasin, Muara Enim dan Penukal Abab Lematang Ilir (Pali).

Sementara, 10 daerah sisanya realisasi vaksinasi dosis satu masih rendah atau di bawah 40 persen. Daerah tersebut yakni Ogan Komering Ulu Selatan, Empat Lawang, Lahat, Musi Rawas, Ogan Komering Ulu, Banyuasin, Ogan Ilir, Musi Rawas Utara, Ogan Komering Ilir, dan Musi Rawas.

Lesty meminta pemerintah daerah kabupaten dan kota yang belum mencapai target dapat lebih gencar melakukan vaksinasi.

"Kami minta daerah lain lebih gencar lagi menjalankan vaksinasi, lakukan jemput bola agar masyarakat bersedia divaksin," kata dia.

Secara rinci, hingga kini vaksinasi untuk tenaga kesehatan untuk dosis pertama mencapai 123,11 persen, dosis kedua 117,91 persen dan dosis ketiga 85,6 persen.

Kemudian, vaksinasi lansia dosis pertama 33,88 persen dan dosis kedua 19,48 persen.

Vaksinasi pelayan publik dosis pertama 163 persen dan dosis kedua 140,93 persen.

Kalangan masyarakat umum dosis pertama 36,05 persen dan dosis kedua 16,09 persen.

Remaja yang terdiri dari usia 12-18 tahun dosis pertama 71,66 persen dan dosis kedua 36,65 persen.

Terakhir, vaksinasi gotong royong, ibu hamil dosis pertama 291orang dan dosis kedua 213 orang, sedangkan disabilitas dosis pertama 305 orang dan dosis kedua 253 orang.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved