UPDATE Covid-19 di Sumsel per 11 November 2021: Muba dan Lubuklinggau Zona Hijau

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy, mengatakan, perubahan zonasi di dua kabupaten ini merupakan hal positif yang baru bagi Sumsel.

Penulis: Jati Purwanti | Editor: pairat
Diskominfo Provinsi Sumsel
Peta zonasi penyebaran Covid-19 di Sumsel pada 11 November 2021 

SRIPOKU.COM - Status zona penyebaran Covid-19 di Sumsel kini semakin menuju ke perbaikan.

Berdasarkan data perkembangan harian Covid-19 di Sumsel pada 11 November 2021, dua kabupaten/kota yakni Musi Banyuasin dan Lubuklinggau dikategorikan sebagai darah zona hijau.

Sementara itu, 15 kabupaten /kota di Sumsel lainnnya kini berstatus zona kuning.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy, mengatakan, perubahan zonasi di dua kabupaten ini merupakan hal positif yang baru bagi Sumsel.

"Penambahan dua zona hijau ini merupakan kabar baik. Dua zona hijau ini tercatat sejak Rabu (10/11/2021) kemarin," katanya, Jumat (12/11/2021).

Zona hijau artinya sebuah wilayah atau daerah sudah tidak ada kasus atau infeksi virus corona.

Aktivitas seperti biasa juga sudah bisa berjalan dengan normal.

Namun, pada wilayah zona hijau tetap perlu ada kesadaran masyarakat untuk meningkatkan jarak sosial, cuci tangan, hingga pemakaian masker.

Kemudian, zona kuning memiliki pengertian ada beberapa kasus Covid-19 dengan beberapa penularan lokal.

Di zona ini bisa dilakukan pembatasan aktivitas secara parsial.

Selain itu, zona kuning akan menerapkan protokol kesehatan yang sama dengan Zona Hijau yaitu dengan mengidentifikasi kontak dari kasus yang dikonfirmasi (pelacakan kontak), dan melakukan pengujian, pemantauan maupun isolasi mandiri.

Menurut Lesty, 15 kabupaten dan kota lain di Sumsel yang masih tercatat sebagai zona kuning atau kategori sedang memerlukan upaya yang lebih masif dari pemerintah daerah dan stakeholder terkait untuk lebih aktif dalam melakukan 3T (tracing, testing dan treatment).

"Saat ini yang paling penting adalah menjaganya agar tidak ada penambahan kasus baru," ujar Lesty.

Kendati muali berangsur menuju perbaikan zona yang lebih baik, Lesty menyebut masyarakat harus tetap waspada dengan perubahan zona yang sifatnya dinamis.

Di satu sisi, demi mengejar kekebalan kelompok (herd immunity) di awal tahun 2022, pemerintah daerah juga terus menggencarkan program vaksinasi ke berbagai kalangan dan kelompok usia.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved