Breaking News:

Virus Corona

Rumah Sakit di Palembang Sudah Turunkan Tarif Tes PCR Menjadi Rp 300 Ribu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar harga tes virus corona (Covid-19) dengan metode PCR segera diturunkan menjadi Rp 300 ribu

Editor: Sudarwan
RS Siloam Sriwijaya
Biaya tes PCR di RS Siloam Sriwijaya Palembang 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Adanya arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar harga tes virus corona (Covid-19) dengan metode PCR segera diturunkan menjadi Rp 300 ribu, akhirnya diberlakukan sejumlah rumah sakit di Palembang.

Hal ini juga terealisasi sejak keluarnya surat edaran (SE) dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Republik nomor HK.02.02/1/2845/2021 ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan, terkait tarif tertinggi pemeriksaan RT- PCR.

RS Siloam Sriwijaya Palembang sendiri, sudah memberlakukan tarif baru (Rp 300 ribu) tersebut, sejak 29 Oktober lalu.

"Sudah turun dan diberlakukan harga baru di luar Jawa dan Bali menjadi Rp 300 ribu, " kata Direktur utama RS Siloam Sriwijaya Palembang Dr Bona Fernando, Sabtu (30/10/2021).

Dijelaskannya, hasil tes PCR dapat diketahu 1x24 jam terhitung dari sample diterima laboratorium, yang sudah terhubung dengan aplikasi Pedulilindungi. Jika asa informasi lebih lanjut bisa menghubungi 1500181.

Hal yang sama juga terjadi di Rumah Sakit Pusri Palembang, dimana rumah sakit yang berada di kompleks PT Pusri tersebut memberlakukan tarif baru Rp 300 ribu.

Direktur utama RS Pusri Prof Dr dr Yuwono M Biomed mengatakan, sejak SE dari Dirjen Pelayanan Kesehatan diterima, pihaknya melakukan penyesuaian tarif meski sedikit keberatan.

"Begitu surat edaran tarif harus Rp 300, maka kita sesuaikan," ujarnya.

Ditambahkan Yuwono, harga lebih tinggi tidak masalah karena hasil tes PCR bagi masyarakat itu memang benar-benar akurat, sehingga hal itu bisa memutus rantai penyebaran Covid-19.

Ia pun mengajak masyarakat tidak longgar dalam protokol kesehatan (Prokes) 3M (Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan dengan sabun) sebagai upaya pencegahan.

"Sebenarnya kalau mau dihitung hasil akurat dan bagus dibutuhkan 3 hal. Pertama bahan, sarana dan prasarana, serta tenaga SDM untuk masang ada ongkos. Dimana ongkos bahan relatif tidak masalah, tapi perbaikan peralatan dan SDM yang mau digaji, kalau dihitung dak sesuai," tandasnya.

Di RS Charitas Palrmbang pun demikian, pihaknya menyesuaikan tarif tes PCR dengan biaya Rp 300 ribu, dimana ini tergantung pihak laboratorium yang melakukan pengujian hasil.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar harga tes virus corona (Covid-19) dengan metode PCR segera diturunkan, dan ditindaklanjuti dengan SE Dirjen Pelayanan Kesehatan Republik Indonesia untuk batas tertinggi tes PCR.

Permintaan presiden itu keluar menyusul maraknya kritik atas pemberlakuan tes PCR untuk penumpang pesawat. (Arief)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved