Fakta Sebenarnya dari Penggerebekan di Desa Sukaraja, Ternyata Polisi Sedang Cari Pengedar Narkoba
akta sebenarnya dari penggerebekan di Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya pada Sabtu (30/10/2021) siang.
SRIPOKU.COM, MURATARA - Fakta sebenarnya dari penggerebekan di Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya pada Sabtu (30/10/2021) siang.
Penggerebekan ternyata memang dilakukan aparat kepolisian yang sedang mencari kediaman seorang pengendar narkoba.
Akan tetapi, terjadi salah sasaran yang menyebabkan seorang wanita paruh baya pingsan karena kediamannya tiba-tiba didatangi sejumlah pria membawa senjata.
Kasat Narkoba Polres Musi Rawas Utara, AKP Ahmad Fauzi tidak membantah saat dikonfirmasi soal dugaan salah sasaran dalam penggerebekan kasus narkoba tersebut.
"Ya," ujar Ahmad Fauzi.
Terkait pengedar narkoba yang diamankan, identitasnya bernama Bawar Dianto.
Pria berumur 46 tahun itu ditangkap siang tadi sekira pukul 13.30 WIB di Dusun 6, Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Muratara.
Dari penangkapan tersebut polisi mendapat barang bukti 23 bungkus plastik klip bening yang berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu seberat 4,82 gram.
Tersangka dan barang bukti kini diamankan di Mapolres Muratara di Desa Karang Anyar Rupit untuk diperiksa lebih lanjut.
"Ini berdasarkan informasi masyarakat bahwa sering terjadi transaksi jual beli narkoba di wilayah Kecamatan Karang Jaya," kata Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Eko Sumaryanto melalui Kasat Narkoba AKP Ahmad Fauzi.
Sebelumnya viral di media sosial Facebook bahwa telah terjadi penggerebekan yang diduga salah sasaran di Dusun 6 Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Senin siang tadi.
Berita sebelumnya, warga Dusun 6 Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dibuat heboh dengan aksi diduga salah gerebek, Selasa (30/10/2021).
Sejumlah orang berpakaian biasa membawa senjata melakukan penggerebekan di salah satu rumah di desa itu siang tadi.
Penggerebekan tersebut diduga salah sasaran hingga mengakibatkan seorang wanita bernama Sainaya (55) mendadak pingsan karena terkejut ada penggerebekan itu.
Sementara itu, Kepala Desa Sukaraja, Hendri menjelaskan sekira pukul 13.30 WIB siang tadi telah terjadi penggerebekan di desanya yang dilakukan aparat dari Polres Musi Rawas Utara.
Hendri menyebut sebenarnya polisi ingin menangkap warga bernama Bawar Dianto alias Bawel, namun polisi diduga salah sasaran dan memasuki rumah warga bernama Asmarul.
Di dalam rumah tersebut, polisi melepaskan tembakan mengenai dinding dalam rumah dan terdapat bekas peluru di antara pajangan foto pemilik rumah.
Alhasil istri pemilik rumah bernama Sainaya yang saat itu berada di dalam rumah mendadak jatuh pingsan karena terkejut mendengar letusan senjata api.
"Dia (polisi) sebelum menangkap (Bawel) itu dia salah masuk rumah, dia masuk rumah Asmarul, dia melepaskan tembakan dalam rumah itu.
Waktu kejadian Asmarul tidak ada di rumah, hanya ada istrinya, jadi istri Asmarul yang tidak tahu apa-apa pingsan, rencana mau dibawa ke rumah sakit Rupit," kata Kades Hendri.