Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

'Gajinya Habis untuk Perjalannya Saja' Penumpang di Bandara SMB II Keluhkan Biaya PCR Masih Mahal

"Dengan diwajibkan melampirkan hasil PCR, tentu merasa berat ya. Kalau bisa diringankan harganya, kalau memang harus PCR,"

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Linda
Suasana di Bandar Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Senin (25/10/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sejak tanggal 24 Oktober 2021 penumpang pesawat yang melakukan perjalanan dari dan menuju Jawa dan Bali wajib mengantongi dokumen tes RT PCR negatif.

Berdasarkan pantauan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, suasana lumayan ramai dan berjalan dengan tertib.

Para penumpang yang datang disambut oleh petugas Bandara untuk mengisi data-data yang diperlukan di Peduli Lindungi.

Setelah itu penumpang menyerahkan dokumen yang dibutuhkan untuk bisa masuk melakukan check-in.

Feni yang merupakan penumpang tujuan Pontianak mengatakan, bahwa suaminya bekerja di Pontianak sehingga dia sering pulang pergi Palembang - Pontianak.

"Dengan diwajibkan melampirkan hasil PCR, tentu merasa berat ya. Kalau bisa diringankan harganya, kalau memang harus PCR," kata Feni saat diwawancarai di Bandara SMB II Palembang, Senin (25/10/2021).

Menurut dia, kalau dengan harga PCR yang masih mahal tentunya akan menambah biaya jadi lebih mahal.

Tiketnya saja uda mahal, apalagi ditambah wajib PCR.

"Apalagi kalau keluarga mau berkunjung ke Pontianak pasti kan ramai-ramai, jadi tambah banyak biaya," ungkapnya.

Feni menceritakan, harga tiket ke Pontianak saja lebih dari satu juta ditambah harus PCR, semakin mahal dong.

Apalagi suami sering bolak balik Palembang Pontianak, gajianya habis untuk perjalanan saja.

Sementara itu hal senanda juga diungkapkan oleh Gare yang baru berusia 18 tahun, sebenarnya keberatan ya diberlakukan wajib PCR.

"Untuk apa sudah vaksin sampai dosis kedua kalau masih harus wajib PCR?
Apalagi ini hanya diberlakukan dibeberapa wilayah saja nggak semuanya," cetusnya

Gare yang akan melakukan perjalanan ke Bandung pun mengatakan, harapanya kedepan lebih dipermudah perjalanan naik pesawat, agar tidak menyusahkan masyarakat.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved