Breaking News:

Cara Diskominfo Muba Cegah Penularan Covid-19, Lakukan Swab Mendadak ASN dan TKK Berikut Hasilnya

upaya melakukan pencegahan Covid-19 di Diskominfo Muba pihaknya melakukan swab mendadak terhadap ASN dan TKK.

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/Fajeri Ramadhoni
Kepala Diskominfo Muba  Herryandi Sinulingga AP (tengah) ketika melakukan persiapan tracking swab terhadap ASN dan TKK. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU — Kendati kasus Covid-19 di Bumi Serasan Sekate sudah jauh melesat turun dengan disusulnya stats PPKM level 1, tidak membuat protokol kesehatan (Prokes) semakin kendor.

Dimana, Dinas Komunikasi dan informatika (Dinkominfo) Muba melakukan trakcing dan swab terhadap 30 ASN dan TKK pada Diskominfo Muba, Kamis (14/10/21).

Kepala Dinkominfo Muba, Herryandi Sinulingga AP mengatakan upaya melakukan pencegahan Covid-19 di Diskominfo Muba pihaknya melakukan swab mendadak terhadap ASN dan TKK.

Pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Muba melakukan tracking Covid-19 agar tidak terjadinya kluster perkantoran.

“Ya, tracking yang dilakukan Dinkominfo Muba mengingat ASN dan TKK di kominfo ini mobilitasnya tinggi sering melakukan peliputan bagi pimpinan baik keluar daerah maupun dalam daerah."

"Nah, resiko tertular itu sangat tinggi itu makanya kita tidak boleh lengah dan harus selalu waspada untuk menjaga kesehatan tim kerja, saya menghimbau mereka tetap prokes dalam melaksanakan tugas sehari harinya,” katanya.

Dari 30 orang yang di tes hasilnya semua negatif, walaupun demikian, Lingga juga berharap pegawainya dan masyarakat Muba tetap taat protokol kesehatan dan tidak lengah walaupun kasus ini mengalami penurunan. 

"Saat ini secara keseluruhan kasus Covid-19 di Kabupaten Muba cenderung menurun, bahkan Muba turun PPKM ke level I."

"Tapi kita harus tetap waspada, jangan kendor dan kondisi ini merupakan kesempatan  bagi kita untuk lebih memastikan apa yang terjadi sebenarnya di lapangan."

"Ini salah satu upaya kita dari Dinkominfo Muba mendukung Pemkab Muba dalam mewujudkan herd immunity."

"Untuk itu, saya menghimbau, agar tracing terus digenjot,"ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Muba dr H Azmi Dariusmansyah, MARS mengatakan ada 30 ASN dan TKK Dinkominfo Muba yang dilakukan tes Rapid Antigen sebagai tracking dan Alhamdulillah semua negatif.

Tak hanya tracking, kami Dinkes Muba juga akan terus ingatkan masyarakat agar patuhi Prokes Covid-19.

"Saya memperkirakan penurunan kasus ini merupakan salah satu hasil PPKM dan makin masifnya kegiatan vaksinasi."

"Jadi mari kita jangan lengah tetap patuhi prokes Covid-19 dengan cara pakai masker, terus cuci tangan dan menjaga jarak. Semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved